Friday, November 16, 2012

Foto Hot Sekretaris Pribadi Seksi dan Cantik

WELCOME TO POKTUNGGAL THREAD

Jika pada trit yang lalu sudah kita tampilkan kostum polwan yang seksi-seksi, pada edisi trit kali ini, akan ane suguhkan kostum sekretaris yang seksi dan menggoda. Dijamin, kalo agan-agan punya ni sekretraris, kerjaan nggak bakal kelar, adanya malah ngerjain si sekretaris

Silahkan di atau kalu punya, boleh kasih dan jika agan lagi badmood, jangan sampai nglempar

Oke, enjoy this picts

Spoilerfor Sekretaris Seksi:


Spoilerfor Sekretaris Seksi:


Spoilerfor Sekretaris Seksi:


Spoilerfor Sekretaris Seksi:


Spoilerfor Sekretaris Seksi:


Spoilerfor Sekretaris Seksi:


Spoilerfor Sekretaris Seksi:


Spoilerfor Sekretaris Seksi:


[size="6"]UPDATE 1[/size]
Spoilerfor Sekretaris Seksi:


Spoilerfor Sekretaris Seksi:


Spoilerfor Sekretaris Seksi:


Spoilerfor Sekretaris Seksi:


Spoilerfor Sekretaris Seksi:



AWAS! BILA TERJADI KETEGANGAN, BUKAN TANGGUNG JAWAB TS!


MAMPIR KE TRIT POK YANG LAEN

Kostum Seksi Ibu Polwan

Sumber dari http://kask.us/50a67904e374b49515000029 oleh poktunggal
Baca Selengkapnya → Foto Hot Sekretaris Pribadi Seksi dan Cantik

Sunday, November 11, 2012

Foto Hot Girlband Spicy Sexy Banget

Gan! Ada girlband baru namanya spicy, denger denger nih latar belakang mereka model sexy.

ane ada foto foto mereka lagi latian nih gan, cuma pake bra dan hotpants doang

CEKIDOT!





ane juga ada videonya mereka mereka lagi latihan,cekidot!

http://bit.ly/YH0DOm

Sumber dari http://kask.us/509a1b301ed719200f000041 oleh surteng

Gan, yang penasaran sama Girl Band spicy, besok mereka mau ada live streaming lho gan



"AKSI SEKSI SPICY"

Jadi besok @spicyID menjadi opening act dari Fashion Show #GlamAddict jam 15.00 - 16.00

Konon mereka udah latihan ekstra buat tampil seksi lho gaan...


Pas latihan aja cuma pake beha sama hotpants gan, gimana pas tampil live yahhh matabelo

Baju Latihan Spicy Girl Sexy, Gan!

http://www.kaskus.co.id/post/509a1b301ed719200f000042#post509a1b301ed719200f000042
[color=blue]Kalau penasaran sama aksi seksinya silahkan cek besok sore yah gan 


Lebih lengkapnya cek jam-lebih-intim-bareng-spicy-yuk-nonton"]disini
http://showbiz.liputan6.com/read/452772/

Sumber dari http://kask.us/gW8z2 oleh surteng

Pose Topless Beredar, Shanli 'SPICY' Ngaku Cuma Iseng

Devy Octafiani - detikhot
Sabtu, 29/12/2012 12:17 WIB
Foto Topless Shanli Spicy Hot Banget
Jakarta - Baru-baru ini pose topless personel SPICY, Shanli beredar luas. Shanli pun tak mengelak foto tersebut adalah dirinya.

Pelantun 'Ya Cuma Kamu' itu mengaku foto tersebut juga diambil oleh temannya saat berganti pakaian. Ia pun mengaku pose seksinya itu hanya sekadar iseng.

"Itu buat iseng-iseng doang. Foto tahun lalu kok," jelas Shanli saat berbincang dengan detikHOT, Sabtu (29/12/2012).

Ia juga mengaku dirinya sebenarnya kurang percaya diri berpose terlalu seksi di depan kamera. Meski berprofesi sebagai model, Shanli mengaku tubuhnya tak terlalu bagus.

"Ya secara badan aku nggak ada bagus-bagusnya. Rata depan belakang," katanya merendah.

Shanli menambahkan, dirinya menolak jika foto toplessnya itu disebut seronok. Ia lebih suka foto toplessnya itu disebut sebagai foto seksi.

"Kan kelihatan dikit aja, itu seksi kalau kelihatan semuanya mah udah nggak seksi lagi tapi malah jorok dan seronok," ucapnya.

(kmb/kmb)

Sumbernya hot.detik.com/read/2012/12/29/121115/2129409/230/pose-topless-beredar-shanli-spicy-ngaku-cuma-iseng?991104topnews

Twitter Shanli DongDong Personel Girl Band Spicy https://twitter.com/shanlidongdong 

Foto Topless Beredar, Shanli 'SPICY': Yang Penting Aku Nggak Bugil

Devy Octafiani - detikhot
Sabtu, 29/12/2012 10:54 WIB 
Jakarta - Jagad hiburan kembali dihebohkan dengan foto nakal artis yang beredar luas di internet. Kali ini ada personel girlband SPICY, Shanli yang kedapatan berpose topless.

Saat dikonfirmasi, Shanli pun mengaku foto itu memang dirinya. Ia pun mengaku saat foto diambil ia tak mengenakan apa-apa di bagian dada. Namun lanjut Shanli, ia tak sedang bugil dan masih mengenakan celana.

"Lagian aku kan nggak bugil," aku Shanli saat berbincang dengan detikHOT, Sabtu, (29/12/2012).

Dalam foto tersebut, pelantun 'Ya Cuma Kamu' itu memang berpose topless sembari sedikit membelakangi kamera. Sebagian besar hanya punggung Shanli yang terlihat.

Shanli juga masih mengenakan celana jeans pendek. Ia pun juga mengaku tak risih dengan posenya itu.

"Nggak kan yang ambil juga temen aku sendiri, maklum kan model biasanya buka baju ya buka aja," terangnya.

Shanli yang tergabung dalam grup vokal SPICY memang tak canggung berpose seksi. SPICY sendiri merupakan kumpulan empat model majalah pria dewasa yang terjun ke dunia tarik suara.

(kmb/kmb)

Sumbernya http://hot.detik.com/read/2012/12/29/105443/2129379/230/foto-topless-beredar-shanli-spicy-yang-penting-aku-nggak-bugil?991104topnews 

Shanli SPICY Foto Topless Pamer Udel

 
Baca Selengkapnya → Foto Hot Girlband Spicy Sexy Banget

Jokowi Akan Mengunjungi Panti Pijat Plus-plus di Jakarta

Tempat pijat dan spa plus yang menawarkan layanan mesum bertebaran di Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pun akan melakukan sidak ke panti pijat plus.

"Saya lihat dulu kondisi di lapangan seperti apa, baru nanti menindak. Kalau belum lihat ke lapangan langsung saya belum berani membuat keputusan harus seperti apa," kata Jokowi saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (11/11).

Jokowi berjanji tidak akan membiarkan masalah ini. Dia akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membereskan bisnis mesum terselubung itu.

Nanti akan koordinasi dengan dinas sosial soal-soal seperti itu (tempat prostitusi terselubung),"janji Jokowi.

Penelusuran merdeka.com, layanan pijat seperti ini tersebar di seluruh penjuru Jakarta. Mulai dari kelas rendah hingga kelas belasan juta rupiah tersedia. Semuanya hanya menjual layanan mesum, bukan pijat profesional.

http://www.merdeka.com/peristiwa/jokowi-akan-sidak-tempat-pijat-dan-spa-mesum.html

pantes FPI sewot banget ama Jokowi

Sumber dari http://kask.us/50a06998e474b4dd19000069 oleh moeshitmoe

Panti Pijat Plus-plus di Jakarta 2012
Baca Selengkapnya → Jokowi Akan Mengunjungi Panti Pijat Plus-plus di Jakarta

Wednesday, November 7, 2012

Foto Hot Wiwid Gunawan Gugat Cerai Suami



Jakarta - Artis cantik Wiwid Gunawan menggugat cerai suaminya, Disa Sandi Ardiansyah di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Keduanya pun telah menjalani sidang perdana.

Wiwid ditemani kuasa hukumnya saat mendatangi pengadilan. Saat ditanya mengenai penyebab perceraian itu, ia tampak tak ingin terlalu terbuka.

"Kita berpisah secara baik-baik," ungkap Wiwid usai menjalani sidang mediasi di PA Jaksel, Kamis (8/11/2012).

Keduanya sudah menikah hampir dua tahun. Namun, tampaknya mahligai rumah tangga yang telah mereka bina tengah berada di ujung perpisahan.

"Saya sudah siap dengan perceraian ini," tuturnya singkat.

Sumber dari http://kask.us/509b46a8e674b48c6f00008a oleh jusenlegolas
Baca Selengkapnya → Foto Hot Wiwid Gunawan Gugat Cerai Suami

Cara Mengatasi Kecanduan Alkohol dan Minuman Keras


5 Cara Atasi KecanduanMinum Alkohol

Cara berhenti Mabuk â€" Suka minum alkohol bisa berakibat buruk bagi kesehatan banyak penyakit yang bisa timbul jika kamu banyak meminum alkohol.


Bagi orang yang sudah kecanduan minum alkohol pastinya akan sangat sulit untuk menghentikan kebiasaan buruknya ini namun jika ada niat yang kuat untuk berhenti minum alkohol pasti kebiasaan buruk ini akan bisa berhenti. Nah berikut ini ada beberapa cara untuk berhenti kecanduan minum alkohol mau tahu apa aja itu ? Simak 5 Cara Atasi Kecanduan Minum Alkohol berikut ini.

1. Tetap berpegang teguh pada tujuan Anda
Alkohol jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan dapat berbahaya bagi kesehatan. Jika Anda telah memutuskan untuk berhenti minum, berpeganglah teguh pada keputusan tersebut.

2. Pilih alternatif lain
Anda mungkin bisa menggantinya dengan jus lemon atau minuman ringan lainnya. Selain sehat, setidaknya minuman-minuman tersebut dapat mengalihkan perhatian Anda dari alkohol.

3. Minum banyak air
Ini adalah cara paling sederhana dan efektif untuk mengurangi kebiasaan minum alkohol. Minum 2 gelas air atau lebih sebelum berangkat ke pesta atau klub malam. Maka, Anda tidak akan terlalu tergoda untuk minum banyak alkohol.

4. Lakukan diet alkohol
Diet alkohol adalah jenis diet yang dimaksudkan untuk mengurangi kecanduan alkohol. Sertakan makanan sehat seperti ubi, singkong, apel, plum, dan berries.

5. Tentukan takaran
Anda harus menentukan takaran alkohol yang boleh diminum per hari. Dengan mengontrol asupan alkohol, Anda akan lebih mudah menghentikan kebiasaan buruk tersebut.
Nah itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk berhenti minum alkohol Versi

http://indahnewz.blogspot.com/

Sumber dari http://kask.us/509a38960975b4195800015e oleh waginem
Baca Selengkapnya → Cara Mengatasi Kecanduan Alkohol dan Minuman Keras

Thursday, November 1, 2012

Siapa Oknum DPR Inisial ETS dari PDIP ?



Mantan Dirut PT Jamsostek (Persero), Hotbonar Sinaga mengaku pernah diminta upeti Rp 2 miliar oleh oknum DPR. Namun, saat itu Hotbonar mengatakan kepada oknum DPR berinsial ETS dari Fraksi PDIP kalau Jamsostek tidak memiliki dana taktis sebesar Rp 2 miliar sebagai upeti yang diminta oknum Komisi IX DPR.

Hotbonar pun berinisiatif menawarkan uang Rp 100 juta dari kocek pribadi tetapi malah ditertawakan oleh sang oknum.

"Kalau mau, dari duit saya sendiri. Berapa katanya? Rp 100 juta. Langsung dia bilang sedikit amat sambil tertawa," tutur Hotbonar kepada detikFinance di Jakarta (1/11/2012).

Setelah peristiwa pada bulan Februari 2010 itu, Hotbonar pun langsung berkonsultasi kepada pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Erry Riyana Harjapemengkas.

Persoalan yang diributkan oleh Komisi IX tahun 2010 itu, tidak masukmelanggar peraturan.

"Saya lapor ke Erry Riyana Harjapemengkas (KPK), saya ketemu Pak Erry, dia bilang nggak usah khawatir karena bukan kerugian. Nanti you lapor saja ke KPK, terus saya waktu itu di kasih pentunjuk untuk ketemu Pak Handoyo, Deputi Bidang Pengaduan Masyarakat (KPK), terus saya datang keesokan harinya," tambahnya.

Setelah pertemuan di sebuah ruangan anggota DPR Senayan, oknum DPR lainnya bernisial N dari Fraksi Demokrat kemudian mengajak bertemu dirinya pada sebuah Hotel di Jakarta untuk meminta sejumlah uang yang disebutkan sebelumnya sebesar Rp 2 miliar. Berkat saran pimpinan KPK, Hotbonar pun tak memberi upeti kepada oknum DPR.

"Pesan pak Erry, kalaupun you sudah menyediakan duit, jangan dikasih sepeser pun, karena kalau bapak kasih, bapak salah. Waktu itu saya nggak bawa duit kan, terus dia tanya, sudah ada tuh duitnya pak Hotbonar? Nggak ada duitnya saya bilang," pungkasnya.

Sumber: detikcom


Sumber dari http://kask.us/5092642cdb92485243000071 oleh Tonitan

Spoilerfor BACA:


Feby Dwi Sutianto - detikfinance Kamis, 01/11/2012 19:15 WIB

Sumber dari http://kask.us/50926bc82d75b4132d000018 oleh blackdog07

Mantan Dirut Jamsostek Sebut ETS sebagai Pemeras BUMN

Kamis, 1 November 2012 19:52 wib
Hotbonar Sinaga. (Foto: Jamsostek)
Hotbonar Sinaga. (Foto: Jamsostek)
JAKARTA - Mantan Direktur Utama PT Jamsostek (Jamsostek) Hotbonar Sinaga ikut angkat bicara soal pemerasan BUMN oleh anggota DPR. Hotbonar mengikuti jejak Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Ismed Hasan Putro buka-bukaan mengenai hal ini.

"Seorang anggota DPR, namanya itu sebut saja ETS. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Februari 2010 dia mempertanyakan masalah saya dituduh merugikan negara karena saham Jamsostek di Bank Perserikatan turun dari 20,9 persen menjadi hanya sembilan persen. Padahal itu bukan kerugian, duitnya tetap Rp36 miliar," kata Hotbonar Sinaga, di Kantor RNI, Jakarta, Kamis (1/11/2012).

Hotbonar menceritakan, setelah RDP ia dipanggil ke ruangan salah satu anggota DPR. Di sana ia diancam akan 'dipansuskan' bila tidak membayar sejumlah mahar. "Mereka mengatakan bahwa ini paling tidak dibutuhkan dana Rp1 miliar-Rp2 miliar karena kalau tidak masalah ini akan dibuka, akan dipansuskan," tuturnya.

Menurut pengakuan Hotbonar, ia menolak permintaan ETS dengan berusaha menghabiskan waktu dan melaporkan kejadian itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK kemudian berjanji melindunginya dengan mengirim pengawas secara diam-diam dalam RDP berikutnya.

"Saya buying time, saya lapor ke KPK, ke Pak Erry Iriana Harja Pamekas. Besoknya saya datang ke KPK, diantar Pak Erry ke Deputi Bidang Pengaduan Masyarakat Pak Handoyo," sambungnya.

Namun, ternyata ETS tidak ada pada saat RDP berikutnya dan tidak pernah menghubungi Hotbonar lagi sejak saat itu, sehingga Hotbonar lolos dari usaha pemerasan.

"Nah, waktu itu ada RDP berikutnya, kalau nggak salah Juni 2010. Tapi akhirnya ternyata si ETS itu diberhentikan antar waktu (PAW). Orangnya enggak ada, jadi saya aman," tutupnya. (Michael Agustinus/Sindonews/ade)

Sumbernya http://economy.okezone.com/read/2012/11/01/320/712440/mantan-dirut-jamsostek-sebut-ets-sebagai-pemeras-bumn

Jumat, 02/11/2012 14:04 WIB

ETS, Oknum DPR Pemeras Jamsostek Di-PAW Karena Penggelembungan Suara

M Iqbal - detikNews

Jakarta - Oknum DPR berinisial ETS yang disebut memeras mantan Dirut PT Jamsostek Hotbonar Sinaga tahun 2010 sudah tak lagi duduk di kursi Senayan saat ini. Politikus PDIP Ribka Tjiptaning menyebutkan ETS di-PAW partainya karena kasus penggelembungan suara di daerah pemilihannya.

"Kalau rapat komisi dengan Jamsostek dengan Askes atau Menteri Kesehatan itu pasti ada, bisa dilihat di sekretariat. Tapi persoalan itu saya susah juga karena ETS aku telepon tidak didengar, dia sudah di-PAW karena masalah suara katanya ada penggelubungan suara di dapilnya," ujar Ribka di gedung DPR Senayan, Jakarta, Jumat (2/11/2012).

Ribka adalah Ketua Komisi IX DPR sejak periode 2009 hingga saat ini. Sementara kasus tersebut terjadi tahun 2010 yang masih dalam periodenya.

Ribka mengaku terkejut dengan pemberitaan adanya oknum Komisi IX DPR dari FPDIP yang memeras dirut BUMN di tahun 2010. "Semalam ada yang tanya saya juga, saya kaget saya nggak pernah tahu (ada anggota Komisi IX peras direktur Jamsostek)," tuturnya.

Menurutnya, kalau rapat dengar pendapat di Komisi IX baik dengan Jamsostek maupun dengan lembaga atau kementerian terkait pasti ada, tapi ia tidak mengetahui jika ada kongkalikong atau pemerasan di luar rapat itu.

Sebelumnya, pengakuan mantan Dirut Jamsostek Hotbonar, memang cukup mengejutkan. Dia bercerita dengan detail bagaimana oknum anggota Dewan meminta dengan terang-terangan jatah Rp 2 miliar.

Upaya pemerasan itu terjadi di sebuah ruang kerja anggota DPR usai RDP. Saat itu, ada oknum berinisial ETS dari FPDIP tahun 2010 dan N dari Fraksi Demokrat serta satu anggota DPR lainnya yang ia lupa namanya.

Namun yang berbicara terus terang waktu itu adalah ETS, yakni meminta uang hingga Rp 2 miliar untuk dibagi-bagi kepada 40 anggota Komisi IX
agar Pansus tidak dibentuk.

(rmd/nrl)

Sumbernya http://news.detik.com/read/2012/11/02/140407/2079814/10/ets-oknum-dpr-pemeras-jamsostek-di-paw-karena-penggelembungan-suara?9911012

Jumat, 02/11/2012 13:15 WIB

Ketua Komisi IX DPR Tak Tahu Ada Anggotanya Peras Dirut Jamsostek

M Iqbal - detikNews

Jakarta - Mantan Dirut PT Jamsostek (Persero) Hotbonar Sinaga mengaku pernah diminta upeti Rp 2 miliar oleh oknum Komisi IX DPR berinisial ETS dan N tahun 2010. Ketua Komisi IX Ribka Tjiptaning yang menjabat ketua sejak 2009, mengaku tak tahu soal kasus itu.

"Semalam ada yang tanya saya juga, saya kaget saya nggak pernah tahu (ada anggota Komisi IX peras direktur Jamsostek)," ujar Ribka di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (2/11/2012).

Ribka adalah Ketua Komisi IX DPR sejak periode 2009 hingga saat ini. Sementara kasus tersebut terjadi tahun 2010 yang masih dalam periodenya.

Menurutnya, kalau rapat dengar pendapat di Komisi IX baik dengan Jamsostek maupun dengan lembaga atau kementerian terkait pasti ada, tapi ia tidak mengetahui jika ada kongkalikong atau pemerasan di luar rapat itu.

"Kalau rapat komisi dengan Jamsostek dengan Askes atau Menteri Kesehatan itu pasti ada, bisa dilihat di sekretariat. Tapi persoalan itu saya susah juga karena ETS aku telepon tidak didengar, dia sudah di-PAW karena masalah suara katanya ada penggelubungan suara di dapilnya," ungkap politis PDIP itu.

Ia menuturkan justru saat itu yang ramai dari kasus Jamsostek adalah soal adanya dana miliaran milik Jamsostek yang tak jelas ke mana alirannya, bahkan sampai dibentuk panja untuk mengusut hal itu.

"Dulu Jamsostek yang ramai itu ada dana sebesar berapa saya lupa, sampai dibikin panja karena ada dana miliaran tidak bertuan. Ini ke mana, DPR dalam fungsi pengawasan kita mesti tahu anggarannya ke mana. Kita ditanya di rapat makanya Komisi IX dibuat panja. Tapi kalau ada seseorang mengadakan pertemuan sendiri kita nggak tahu," terangnya.

Lebih jauh ia mengatakan pengakuan soal adanya pemerasan juga pernah didengarnya dari serikat pekerja saat akan menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IX.

"Banyak yang lapor juga katanya serikat pekerja diminta duit kalau mau RDPU. Ada yang mau kasih masukan UU jadi RDPU diminta duit. Saya kumpulkan sekretariat komisi siapa yang minta, nggak ada. Kayak gitu harusnya adukan saja ke KPK," terangnya.

Karenanya ia juga menyarankan kepada mantan Dirut Jamsostek harusnya melaporkan kasus pemerasan itu kepada KPK. Karena itu terjadi di luar sepengetahuan ketua komisi.

"Pak Hotbonar kenapa nggak lapor ke KPK, lapor saja kalau merasa tidak nyaman," ucapnya.

"Kalaupun ada, iya di belakang. Kalau di rapat terbuka untuk umum, boleh didengar siapapun kan alur rapat bisa tahu. Kalau di luar ya kan kita nggak tahu," imbuh Ribka.

Sebelumnya, pengakuan mantan Dirut Jamsostek Hotbonar, memang cukup mengejutkan. Dia bercerita dengan detail bagaimana oknum anggota dewan meminta dengan terang-terangan jatah Rp 2 miliar.

Upaya pemerasan itu terjadi di sebuah ruang kerja anggota DPR usai RDP. Saat itu, ada oknum berinisial ETS dari FPDIP tahun 2010 dan N dari Fraksi Demokrat serta satu anggota DPR lainnya yang ia lupa namanya.

Namun yang berbicara terus terang waktu itu adalah ETS, yakni meminta uang hingga Rp 2 miliar untuk dibagi-bagi kepada 40 anggota Komisi IX agar Pansus tidak dibentuk.

(bal/rmd)
Sumbernya http://news.detik.com/read/2012/11/02/130741/2079707/10/ketua-komisi-ix-dpr-tak-tahu-ada-anggotanya-peras-dirut-jamsostek

Jumat, 02/11/2012 10:36 WIB

MPR: Laporkan Anggota DPR 'Tukang Palak' ke KPK!

Elvan Dany Sutrisno - detikNews

Jakarta - Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin menilai pemerasan yang dilakukan oleh oknum DPR masuk ranah hukum dan harus diproses oleh KPK. Dia mendorong KPK proaktif dalam pengungkapan anggota DPR yang terlibat kongkalikong dengan direksi BUMN tersebut.

Lukman membenarkan praktik kongkalikong di DPR bisa masuk kategori pemerasan dan gratifikasi. Kedua belah pihak baik oknum DPR dan oknum BUMN bisa terlibat dan bisa diproses oleh KPK.

"Karena itu bisa diproses KPK," kata Lukman kepada detikcom, Jumat (2/11/2012).

Lukman pun mendorong kalangan direksi BUMN, Menteri BUMN Dahlan Iskan, dan semua pihak yang tahu praktik kongkalikong di DPR untuk melapor ke KPK.

"Kalangan BUMN, direksi dan menterinya, juga semua pihak yang punya informasi tentang praktik kongkalikong, pemberian upeti, ataupun pemerasan antara anggota DPR dengan BUMN, saya minta untuk segera melaporkannya ke BK DPR dan KPK. Jangan justru mengungkapkan ke publik karena ini masalah hukum," tegas Lukman.

Lukman berharap pelaporan tersebut disertai bukti dan fakta yang jelas. Karena kalau tidak disertai bukti bisa menjadi fitnah dan kurang baik untuk hubungan DPR dengan pemerintah.

"Insinuasi seperti itu menghancurkan kredibilitas institusi negara dan mengikis kepercayaan publik terhadap lembaga negara seperti DPR," kata Lukman.

Lukman menambahkan, saat ini banyak problem bangsa yang menyita perhatian masyarakat dan mendesak untuk diatasi segera. Termasuk kongkalikong anggaran di DPR.

"Isu ini harus secepatnya diselesaikan dan diproses secara hukum, jangan dipolitisir dan digunakan untuk tujuan-tujuan perorangan atau kelompok tertentu dengan menyebarluaskan pemberitaannya berlarut-larut," tandasnya.

Belakangan ini satu demi satu praktik kongkalikong oknum DPR mulai terungkap. Selain Menteri BUMN Dahlan Iskan yang berani menghadapi DPR dengan menyebut mengantongi 10 anggota DPR pemeras BUMN, berupa kesaksian mengungkap sejumlah fakta mencengangkan.

Seperti mantan Dirut PT Jamsostek (Persero) Hotbonar Sinaga yang mengaku pernah diminta upeti Rp 2 miliar oleh oknum DPR. Saat itu, Hotbonar pernah mengadukan masalah ini ke pimpinan KPK Erry Riyana Hardjapamekas.

Upaya pemerasan itu terjadi di sebuah ruang kerja anggota DPR usai RDP. Saat itu, ada oknum berinisial ETS dari FPDIP tahun 2010 dan oknum anggota DPR berinisial N dari Fraksi Demokrat dan satu anggota DPR lainnya. ETS secara terang-terangan meminta uang Rp 2 miliar untuk dibagi-bagi ke 40 anggota Komisi IX DPR.

Selain itu, eks Sesditjen ESDM Soekanar mengungkap adanya 'upeti' pembahasan RUU ke anggota Komisi VII DPR periode 2004-2009. Hal ini disampaikan Soekanar dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi proyek Solar Home System (SHS). Soekanar mengaku pernah menerima uang dari mantan Kepala Sub Usaha Energi Terbarukan Ditjen LPE Kementerian ESDM, Kosasih.

Duit Rp 1,5 miliar itu kemudian dibagi-bagikan kepada tim dari LPE Ditjen ESDM dan anggota Komisi VII DPR yang terlibat pembahasan Rancangan UU Energi dan UU Ketenagalistrikan tahun 2007.

(van/nrl)
 Sumbernya http://news.detik.com/read/2012/11/02/103640/2079499/10/mpr-laporkan-anggota-dpr--tukang-palak--ke-kpk

Jumat, 02/11/2012 09:54 WIB

Darurat Kongkalikong, DPR Harus Buka-bukaan!

Elvan Dany Sutrisno - detikNews

Jakarta - Anggota Komisi III DPR Martin Hutabarat menilai saat ini DPR dalam kondisi darurat kongkalikong. Anggota DPR harus buka-bukaan, membuka oknum-oknum pemeras yang merusak citra DPR.

"Kondisi saat ini sudah benar-benar darurat. Saatnya kita buka-bukaan agar ke depan kejadian yang memalukan ini jangan terulang lagi. Jadi kalau tahu ada teman yang melakukan pemerasan ya langsung laporkan ke KPK. Kalau dia pemeras, seharusnya ksatria, sebenarnya juga harus buka-bukaan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Martin kepada detikcom, Jumat (2/11/2012).

Belakangan ini satu demi satu praktik kongkalikong oknum DPR mulai terungkap. Selain Menteri BUMN Dahlan Iskan yang berani menghadapi DPR dengan menyebut mengantongi 10 anggota DPR pemeras BUMN, berupa kesaksian mengungkap sejumlah fakta mencenggangkan.

Seperti mantan Dirut PT Jamsostek (Persero), Hotbonar Sinaga yang mengaku pernah diminta upeti Rp 2 miliar oleh oknum DPR. Saat itu, Hotbonar pernah mengadukan masalah ini ke pimpinan KPK Erry Riyana Hardjapamekas.

Upaya pemerasan itu terjadi di sebuah ruang kerja anggota DPR usai RDP. Saat itu, ada oknum berinisial ETS dari FPDIP tahun 2010 dan oknum anggota DPR berinisial N dari Fraksi Demokrat dan satu anggota DPR lainnya. ETS secara terang-terangan meminta uang Rp 2 miliar untuk dibagi-bagi ke 40 anggota Komisi IX DPR.

Selain itu, eks Sesditjen ESDM Soekanar mengungkap adanya 'upeti' pembahasan RUU ke anggota Komisi VII DPR periode 2004-2009. Hal ini disampaikan Soekanar dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi proyek Solar Home System (SHS), Soekanar mengaku pernah menerima uang dari mantan Kepala Sub Usaha Energi Terbarukan Ditjen LPE Kementerian ESDM, Kosasih.

Duit Rp 1,5 miliar itu kemudian dibagi-bagikan kepada tim dari LPE Ditjen ESDM dan anggota Komisi VII DPR yang terlibat pembahasan Rancangan UU Energi dan UU Ketenagalistrikan tahun 2007.

Kejadian-kejadian semacam ini dianggap Martin Hutabarat yang juga Ketua Fraksi Gerindra di MPR RI, mengaku malu dengan hal ini. Martin mendesak anggota DPR yang terlibat untuk mengaku, kepada yang tahu informasi langsung melapor ke KPK.

"Kita merasa malu ikut tercitrakan. Saatnya kita harus buka-bukaan. Karena rakyat ini sudah sangat dongkol dengan perilaku oknum DPR," protes Martin.

"Buka-bukaan itu adalah berani untuk mengakui kesalahannya dan menunjuk orang lain yang melakukan kesalahan kongkalikong, demi citra DPR," tegasnya.

(van/nrl)

Sumbernya http://news.detik.com/read/2012/11/02/095440/2079449/10/darurat-kongkalikong-dpr-harus-buka-bukaan

Jumat, 02/11/2012 08:18 WIB

Erry Riyana Benarkan Pengakuan Eks Dirut Jamsostek Soal 'Upeti' Rp 2 M

Rachmadin Ismail - detikNews

Jakarta - Mantan Dirut PT Jamsostek (Persero), Hotbonar Sinaga mengaku pernah diminta upeti Rp 2 miliar oleh oknum DPR. Saat itu, Hotbonar pernah mengadukan masalah ini ke pimpinan KPK Erry Riyana Hardjapamekas. Pengakuan Hotbonar diamini Erry.

"Ya benar, dan saran saya agar permintaan serupa itu tidak dipenuhi," kata Erry saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (2/11/2012).

Menurut Erry, tidak hanya Hotbonar yang pernah mengadukan praktik tersebut. Beberapa bos BUMN juga ada yang melapor. Hanya saja, Erry lupa karena sudah terjadi cukup lama.

Melihat fenomena itu, wakil ketua KPK era pertama ini meminta agar siapa pun pejabat pemerintahan tak meladeni upaya oknum-oknum DPR yang mencari keuntungan semata.

"Saran saya jangan mau dimintai oleh siapa pun, lugas saja melaksanakan tugas bisnis berdasarkan praktik terbaik tata kelola perusahaan," tegasnya.

Pengakuan Hotbonar memang cukup mengejutkan. Dia bercerita dengan detail bagaimana oknum anggota Dewan meminta dengan terang-terangan jatah Rp 2 miliar.

Upaya pemerasan itu terjadi, di sebuah ruang kerja anggota DPR usai RDP. Saat itu, ada oknum berinisial ETS dari FPDIP tahun 2010 dan oknum anggota DPR berinisial N dari Fraksi Demokrat dan satu anggota DPR lainnya yang ia lupa namanya.

Namun, yang berbicara terus terang waktu itu adalah ETS, yakni meminta uang hingga Rp 2 miliar untuk dibagi-bagi kepada 40 anggota Komisi IX agar Pansus tidak dibentuk.

(mad/edo)
Sumbernya  http://news.detik.com/read/2012/11/02/081813/2079367/10/erry-riyana-benarkan-pengakuan-eks-dirut-jamsostek-soal--upeti--rp-2-m

Baca Selengkapnya → Siapa Oknum DPR Inisial ETS dari PDIP ?

Kisah Ayam Kampus Layani Dosen Demi Nilai Kuliah



TRIBUNNEWS.COM MALANG â€" Mahasiswi yang nyambi menjadi "ayam kampus" mengaku kerap mengajak kencan para dosen yang mengajarnya di kampus. Hal itu dilakukan untuk mendapatkan nilai bagus walau sering tidak masuk kuliah dan tidak maksimal mengerjakan tugas mata kuliahnya.

"Mengajak kencan dosen yang ngajar lebih efektif, tetapi tidak semua dosen diajak dan mau diajak," tutur SF, salah seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Malang, saat ditemui di sebuah rumah kontrakan di Kota Malang, Senin (29/10/2012) malam.

Menurut perempuan berusia 21 tahun ini, mengajak kencan adalah senjata terakhir untuk meluluhkan dosen yang killer dan pelit memberi nilai. "Tak jarang para dosen yang pelit akan nilai. Banyak juga dosen yang killer. Disogok pakai uang atau bingkisan jarang mau," kata SF.

"Ya, diajak ketemuan di rumah makan atau di kafe sederhana. Setelah lumayan akrab, mulai memancing ke arah hubungan intim," lanjutnya.
Namun, para dosen, lanjut SF, ternyata tidak mudah untuk diajak berhubungan intim. "Tidak langsung mau. Harus berkali-kali ngajak dan terus didekati. Kalau sudah gol, sudah pasti memberikan nilai bagus walau jarang masuk," akunya.

Ditanya apakah juga dibayar oleh sang dosen? SF mengaku, untuk kelas dosen, gratis. "Karena yang butuh kita. Bukan dosennya. Teman-teman yang berprofesi itu ("ayam kampus") memang sering bolos kuliah. Malas mau ngerjain tugas. Jadinya, berbagai upaya dilakukan agar dapat nilai bagus," katanya.

Setelah berhasil mengajak berhubungan seks dengan oknum dosennya, SF mengaku, para dosen tersebut akhirnya ketagihan. "Tak jarang minta berhubungan lagi. Ya, kita turuti, tetapi sifatnya tidak memaksa. Kalau ngajak via sms. Misalnya, 'ada waktu ketemu?'. Itu cara ngajaknya," beber SF.

Umumnya, kata SF, dosen yang bisa diajak kencan usianya masih muda. Kencannya dilakukan di hotel sederhana. "Kalau dosen ambil hotel sederhana. Tak terlalu mahal. Yang penting aman," kata perempuan yang mewanti-wanti namanya tidak dituliskan ini.

Seperti apa hotel yang dianggap aman itu? SF mengaku hotel yang bukan menjadi langganan "klien"-nya. "Karena kalau dosen, kan, bukan langganan," katanya lantas tersenyum.

Lebih lanjut SF mengaku, awalnya dia tak mau melakukan hubungan seks di luar nikah. Namun, karena dirinya sudah tidak perawan sejak SMA dan sudah terbiasa, akhirnya dia menikmati menjadi "ayam kampus".
"Saya sudah terbiasa dan diakibatkan karena tak perawan lagi. Saat SMA, pacar saya mengajak berhubungan, jika tak mau, akan diputus. Orangtua saya berantakan. Mama cerai dengan papa," keluhnya.

Padahal, SF mengaku berasal dari keluarga kaya. "Papa saya seorang pengusaha. Mama juga pengusaha. Tapi papa selingkuh, mama akhirnya juga selingkuh. Ketahuan cerai. Saya jadi korbannya. Soal uang saya tak kekurangan. Tapi kedua orangtua sudah kurang peduli. Cuma kirim uang saja, tak mau tahu kondisi saya," aku SF.



http://www.tribunnews.com/2012/10/31/ayam-kampus-juga-layani-dosen-demi-nilai

parah bnr km neng..share dimari ya gan lo pny cerita sprti diatas..lulus jd sarjana PSK gan

Original Posted By mr.iy â–º
bukti bahwa uang bukan segalanya, punya ortu kaya yang hanya kirim uang tetapi tidak memperhatikan putrinya sama saja dengan tidak punya ortu


Sumber dari http://kask.us/5091505d20d7192455000049 oleh babhaskar



MALANG, KOMPAS.com â€" Untuk menyamarkan profesinya sebagai "ayam kampus", beberapa mahasiswi di Malang ada yang mengenakan kerudung plus busana tertutup. Trik tersebut digunakan DY dan SF, dua mahasiswi yang bersedia diwawancarai Kompas.com di sebuah kafe di Kota Malang pada Senin (29/10/2012) malam.

"Cara pakai busana muslim atau pakai kerudung sudah biasa dilakukan. Karena kalau di Malang, kabar adanya 'ayam kampus' itu sudah menjadi rahasia umum. Untuk menutupi image negatif itu, harus pakai jilbab," aku DY.

"Jika pakai jilbab, di kalangan mahasiswa sendiri, tergolong bukan 'ayam kampus'. Umumnya, yang diketahui para mahasisiwa dan mahasiswi, 'ayam kampus' itu tidak menggunakan jilbab," nilai DY.

Ia mengatakan, kerudung dipakai saat hanya pergi ke kampus. Di luar kampus, DY mengenakan pakaian biasa. "Kalau ke pelanggan, malah jarang yang mau pakai jilbab. Karena mayoritas pemesannya, tidak suka. Ada juga yang cari berjilbab, tetapi jarang," kata perempuan berkulit putih itu.

Hal yang sama juga diakui SF saat ditemui di rumah kontrakannya di wilayah Dinoyo, Kota Malang. "Hanya saat akan ke kampus pakai jilbab karena pergaulan saya di kampus seperti biasa. Harus tidak ada yang tahu profesi saya, kecuali teman seprofesi," akunya.

Sementara itu, DY dan SF mengaku, setelah keduanya lulus menjadi sarjana, mereka akan meninggalkan profesi "ayam kampus". "Setelah sarjana, profesi ini akan dibuang. Akan menata keluarga yang baik. Makanya, saya menjalin hubungan baik dengan pacar saat ini," ujar DY.

Menjajakan diri kepada pria hidung belang, kata DY, bukan kehendak nurani, tetapi hanya nafsu semata. "Hanya karena jalan pengobat stres, frustasi akibat tak dipedulikan orang tua," keluhnya.

Kebanyakan "ayam kampus", nilai DY, juga tergiur dengan pola hidup mewah, glamor, dan serbainstan. "Kalau tak kunjung sadar, kuliahnya amburadul, dan bisa memutuskan jadi PSK di lokalisasi. Semoga tidak sampai demikian," katanya sembari merundukkan kepala.

Sebelumnya, diberitakan, mahasiswi yang nyambi menjadi "ayam kampus" juga mengaku kerap melayani beberapa dosen yang mengajarnya di kampus. Hal itu dilakukan untuk mendapatkan nilai bagus walau sering tidak masuk kuliah dan tidak maksimal mengerjakan tugas mata kuliahnya.

"Mengajak kencan dosen yang ngajar lebih efektif, tetapi tidak semua dosen diajak dan mau diajak," tutur SF.

Sementara langganan tetap para "ayam kampus" ini kebanyakan berasal dari kalangan pengusaha dan pejabat. Namun, untuk pejabat, menurut pengakuan DY, kebanyakan dari luar Malang.

Selain itu, ada juga "ayam kampus" yang melayani pemain bola di klub Liga Indonesia. Rata-rata mereka adalah pemain asing.

sumber : http://regional.kompas.com/read/2012/11/01/1606455/Samarkan.Profesi.Ayam.Kampus.Pakai.Kerudung?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Ktswp

jablay perusak agama islam harus di benahi nich masalah kayak gini

Sumber dari http://kask.us/50926e641ed7197d39000102 oleh arwaniall



YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Berbeda dengan pekerja seks komersial yang menjual dirinya secara terbuka di tempat-tempat prostitusi, mahasiswi yang terjun ke bisnis "ayam kampus" cenderung menutupi pekerjaannya itu dan hanya menjajakan "jasa"-nya kepada orang-orang tertentu. Keamanan menjadi alasannya, sebab mereka tidak mau pekerjaannya itu diketahui orang lain.

Kini, dengan meledaknya perkembangan media sosial via internet, para "ayam kampus" pun memanfaatkannya untuk "berbisnis". "Pembicaraan awal menggunakan FB (Facebook), BBM (BlackBerry Messenger) atau YM (Yahoo Messenger). Jika sudah, saya akan menghubungi untuk ketemuan. Kebanyakan dari klien saya adalah om-om," ungkap BG, mahasiswi berumur 24 tahun yang mengaku sudah dua tahun terjun ke dunia ini.

BG dalam perbincangan dengan Kompas.com beberapa waktu lalu mengakui, tidak mudah berkomunikasi dengan para "ayam kampus". Sebab, semua harus melewati rekomendasi dari teman seprofesi atau orang yang sudah pernah berkencan. "Kami tidak ingin pribadi kami ketahuan atau tersebar di mana-mana, karena itu kami sangat sulit dicari. Orang-orang bilang kami ini PSK highclass," tegasnya.
Ketika mereka sudah penasaran maka kami bisa meminta harga mahal, itulah untungnya jika transaksi dilakukan lewat media sosial

Transaksi pun tidak bisa dilakukan dalam satu hari jadi. Klien harus melakukan pendekatan ekstra untuk bisa menjagak kencan. BG sendiri lebih senang di ajak makan, dugem atau nonton. Baru setelah merasa nyaman, transaksi bisa dilakukan.

Usaha ekstra untuk bisa bertemu dan berhubungan itulah yang membuat para klien merasa penasaran. "Ketika mereka sudah penasaran maka kami bisa meminta harga mahal, itulah untungnya jika transaksi dilakukan lewat media sosial," paparnya.

BG juga mengaku pernah hampir jatuh cinta dengan kliennya. Intensitas pertemuan dan perhatian pelanggannya itu membuatnya jatuh hati. "Karena merasa tidak pantas, akhirnya saya memutuskan untuk menjauh," papar BG.

Tarif 'ayam kampus' memang tergolong mahal, terlebih jika dibandingkan dengan PSK di lokalisasi. Untuk sekali "booking" diperlukan biaya antara Rp500.000 sampai Rp 800.000. Harga itu belum termasuk pengeluaran untuk belanja dan makan. "Tarif kencan tergantung di mana ayam kampus itu kuliah. Kalau kuliah di universitas terkenal, maka tarifnya akan lebih mahal dibandingkan dengan yang kuliah di universitas yang biasa-biasa saja," ujar BG lagi.

Berbeda pula dengan PSK di lokalisasi, BG mengaku dalam satu bulan, ayam kampus biasanya hanya melayani 2-3 klien. Klien yang dilayani pun kebanyakan sudah menjadi pelanggan tetap. "Kadang kalau lagi males ya bisa satu bulan tidak cari klien, tapi kalau lagi kebutuhan banyak bisa beberapa kali kencan," ujarnya

Mereka pun lebih memilih tempat kencan yang aman dan cenderung berkelas. "Saya lebih menikmati dan merasa aman jika dilakukan di hotel atau vila di Kaliurang. Lebih aman dan kemungkinan bertemu dengan orang yang kenal sedikit," tutupnya.

http://regional.kompas.com/read/2012/10/30/09220438/Begini.Cara.Ayam.Kampus.Tutupi.Identitasnya.?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp

KOKOOOOOOK PETOOOOK...ooooh yes ooooooh nooooo

Sumber dari http://kask.us/gXfuJ oleh Ban.N.Dot

Kisah Sang “Ayam Kampus”

 Sebut saja aku Amanda, usia 25 tahun, calon ibu dari seorang anak berusia tiga bulan di dalam rahimku, yang pernah kuliah di sebuah perguruan tinggi swasta di salah satu kota pelajar di Jawa Timur. Tidak sedikit orang yang mengatakan aku pintar, cantik, dan menarik. Tapi rupanya nasib tak setara dengan kecantikan fisikku. Terlahir sebagai anak sulung dari delapan bersaudara, di sebuah kota kecil di Trenggalek, Jatim, perjalanan hidupku bagaikan sebuah cerita sedih bersambung yang tak pernah berakhir … bagaikan sumur tanpa dasar.

Kisahku bermula ketika aku lulus SMU beberapa tahun silam. Meski dengan kondisi ekonomi pas-pasan, aku bertekad ingin menggapai kehidupan masa depan yang lebih baik dengan kuliah. Kedua orang tua mendukungku, bahkan karena ingin anaknya bisa mengangkat status sosial ekonomi keluarga, mereka rela menjual sepetak sawah-satu-satunya benda keluarga yang berharga dan memungkinkan dijual, untuk bekal aku kuliah.

Jadilah aku mahasiswi. Sebagai anak kampung, penampilanku biasa-biasa saja, bahkan banyak yang bilang aku terlalu polos dan lugu, enggak cocok jadi anak kuliahan. Padahal, teman-temanku rata-rata ‘penggila mode’. Apa aku yang salah ambil tempat kuliah ya? Kenapa aku bisa terjebak dalam lingkungan perkuliahan (yang ternyata) mahasiswanya rata-rata dari kalangan ‘the have’? Kembali lagi, mungkin karena aku terlalu kuper, sehingga untuk masuk kuliahpun aku tak punya banyak referensi tentang perguruan tinggi yang harus kupilih. Padahal, di kota itu bejibun PTS bisa kupilih. Bahkan, ada juga PTS yang banyak ‘menampung’ orang udik tapi punya uang kuliah seperti aku. Nasi sudah jadi bubur basi! (Tak mungkin disantap lagi meski sudah disulap jadi bubur ayam).

Untuk menutup perasaan minder dan menghindari ‘sirik mode’, aku sempat memutuskan untuk memakai jilbab. Tapi akhirnya kutanggalkan karena itu tidak membantuku, malah membuatku jadi seperti orang asing. Dan aku sadar betul, ada perasaan tidak tenang dalam hatiku karena jilbab itu kupakai bukan lantaran keikhlasan dan kesadaran, namun semata-mata karena sebab lain. (sekedar tahu, sekarang pun aku memakai jilbab. Namun kali ini kupakai betul-betul karena panggilan hati).

Akhirnya, kegelisahanku tertangkap juga oleh salah seorang dosenku, sebut saja Jerry. Dia lelaki setengah matang, berperawakan tegap, tampan dengan kumis dan cambang khas seorang perlente. Diam-diam laki-laki yang betah membujang dengan usianya yang di atas kepala empat itu terus memperhatikan aku. Dia seakan terus menguntitku, kemanapun aku pergi. Hingga akhirnya, entah kapan mulainya, tak berapa lama dia menjadi teman curhat istimewa bagiku. Bahkan, perlahan-lahan dia mulai membantu keuangan bulananku yang mulai kembang kempis.

Namun ternyata, tidak ada makan siang yang gratis! Semua yang diberikan Jerry kepadaku, harus kutebus mahal dengan kehormatanku. Aku dipaksa menyerahkan keperawananku di sebuah kamar hotel di kawasan wisata tak jauh dari kota tempatku kuliah. Tentu saja, setelah ‘laki-laki biadab’ itu membubuhkan sesuatu di minumanku. Keperawananku sakit, tapi lebih sakit lagi perasaanku. Aku merasa menjadi perempuan paling kotor di dunia. Tiba-tiba saja bayangan wajah ibu, bapak, dan adik-adikku di kampung melintas begitu saja. Semuanya bagaikan ingin menelanku hidup-hidup. Tapi untunglah itu hanya ilusi ketakutan atas segala dosa yang baru saja kulakukan.

Aku menangis sejadi-jadinya. Tapi Jerry nampak tenang. Bahkan dia sama sekali tidak menyatakan penyesalannya. Tak ada kata maaf pun meluncur dari bibirnya. Dia hanya mengatakan bahwa dengan ‘pengorbanan kecil’ ini dia akan membuat hidupku berubah. Berubah? Ya Tuhan …Ternyata yang dia maksud dengan berubah itu adalah merubah Amanda yang kuper, polos dan lugu ini menjadi Amanda yang glamour, bebas, dan binal !

Perlahan namun pasti, perilaku dan kehidupanku pun mulai berubah. Lewat ‘tangan dingin’ Jerry, akhirnya aku menjadi ‘ayam kampus’ berkelas. Bukan hanya antar sesama penganut freesex seperti Jerry yang bisa menikmati tubuhku, tidak sedikit pejabat maupun pengusaha berkantong tebal yang pernah memeluk dan mereguk kenikmatan dariku. Uang pun tak lagi menjadi soal bagiku. Bahkan, sawah bapak yang pernah terjual di kampung sudah berhasil aku ganti dengan yang lebih luas. Begitu juga adikku nomor dua dan ketiga aku kuliahkan, meski tentu saja tak harus sekota denganku. (Karena di kampung aku mengaku menjadi Sekretaris di sebuah perusahaan ternama).

Lama-lama, aku pun menikmati pekerjaan ini. Aku sudah tidak perduli lagi dengan kasak-kusuk di kampus, atau diusir dari satu kos lalu pindah ke kos lain. Entahlah, segala bentuk dosa sudah kulakoni, dari free sexs, membohongi orang tua, termasuk menggugurkan kandungan hingga tiga kali. Dan aku tak lagi berfikir, apalagi berkhayal tentang surga karena aku begitu yakin bahwa tempatku memang di neraka jahanam!

Namun, memasuki tahun ke empat, tepatnya setahun lalu, tiba-tiba aku menemukan sesuatu yang ganjil dalam hatiku. Sesuatu yang sebelumnya tidak pernah kurasakan, aku jatuh cinta kepada salah seorang pemilik konter handpone langgananku. Keseringan membeli pulsa, menukar handphone, membuatku diam-diam memperhatikan Ramzy-sebut saja begitu. Seorang pemuda yang sangat biasa, ramah, santun, lembut, dan suka mencandaiku dengan kalimat-kalimat yang ‘nyess’ di hati. Yang menarik perhatianku, Al-quran dan sajadah selalu saja menghiasi sudut paling atas rak di konternya.

Obrolan yang saling nyambung, perasaan teduh dan tenang bila menatap matanya, tutur katanya yang lembut, membuatku benar-benar tak berdaya. Hingga singkat kata, kami pun merasa saling cocok hati dan pacaran (meski dengan tata cara versi dia yang sangat sopan). Tak lama setelah saling mengungkapkan perasaan, dia pun melamarku ke kampung. Aku pun bahagia bukan kepalang. Bahkan saking bahagia nya aku lupa bahwa masih ada ‘tembok penghalang’ lain yang bisa saja meruntuhkan kebahagiaanku sewaktu-waktu.

Benar juga. Jerry ternyata tidak terima dengan perlakuanku yang langsung ‘hilang’ begitu saja darinya setelah aku jadian dengan Ramzy. Meski nomor handphone lama sudah kubuang, ternyata dia bisa melacak keberadaanku. akibatnya fatal, dia membeberkan semua aib masa laluku kepada Ramzy yang selama ini kusimpan rapat. Tentu saja Ramzy shock berat. Apalagi aku sempat berbohong kepadanya bahwa keperawananku sudah hilang sejak SMP karena belajar naik sepeda. Duh …aku memang salah, aku tak jujur mengatakan segalanya kepada Ramzy. Tapi aku terlalu sayang, terlalu cinta pada Ramzy dan takut akan kehilangannya. Aku takut kejujuranku akan membuatnya jadi membenciku. Aku merasa benar-benar bersalah. Bahkan seandainya, aku tak ingat banyaknya dosa yang telah kubuat dan tak ingat akan kesempatan bertobat yang telah diberikan Allah SWT, saat ini aku pasti sudah bunuh diri.

Apalagi kini aku tengah mengandung anak Ramzy. Memang usianya baru tiga bulan …namun cukup menjadi alasan kuat bagiku untuk tetap mempertahankan hidup. Meski (mungkin) nantinya Ramzy menceraikan aku setelah jabang bayi lahir, aku pasrah bila memang itu hukuman duniawi yang harus kujalani. Karena ternyata aku masih lebih takut hukum di akherat nanti. Tapi seandainya boleh berharap aku pasti tetap mendambakan Ramzy mau memaafkan aku.

Tapi yang jelas, meski masih serumah, hingga hari ini, dia masih saja diam membisu. Bahkan seolah-olah tidak menyadari kehadiranku di sisinya, sebagai istrinya. Tak ada kata marah, tak ada kata cerai dari mulutnya …namun sikapnya itu membuat aku semakin tersiksa. Aku tak tahu apa yang harus kulakukan. Seatap dengan suami sah, tapi tidur sendiri, semuanya sendiri. Bahkan, Ramzy tak mau menyentuh sama sekali makanan yang kuhidangkan. Bila pulang kerja, dia lebih banyak menghabiskan waktu di kamar shalat. Duh, sampai kapan aku harus bersabar …

Dikisahkan Amanda kepada Redaksijongjava@gmail.com

Surat Dari Amanda ‘Sang Ayam Kampus’

Terimakasih atas kesediaannya telah menjadi tempat curhatku di masa lalu. Aku sendiri tidak menyangka bila respon dan simpati pembaca begitu luar biasa. Terimakasih semuanya.. aku sangat terharu dibuatnya .. Rasanya tidak pantas aku mendapatkan empati begitu tinggi, sedangkan aku cuma seorang mantan ‘ayam kampus’ yang pernah mendedikasikan tubuh
dan harga dirinya, semata-mata hanya untuk sex, kesenangan dan uang , untuk kepentingan duniawi yang memuakkan.

Aku juga minta maaf kepada redaksi yang telah berulangkali menghubungi via e-mail, namun tidak aku balas. Bukannya aku mengabaikan ..tapi hanya karena aku benar-benar tidak tahu apa yang harus aku tulis, aku butuh waktu yang tepat. Apalagi adik-adik yang pernah kukuliahkan sekarang sudah mulai melek internet. Aku takut dan khawatir bila aib yang sampai saat inipun masih aku simpan rapat ini terbaca mereka.

Oh ya … anakku sekarang sudah berumur hampir setahun, laki-laki, sedang lucu-lucunya. Dia kini sedang belajar jalan .. Aku menamainya persis seperti nama ayahnya ..sebut saja Ramzy (maaf aku tidak bisa menyebutkan nama sebenarnya). Laki-laki kecil yang tampan dan cerdas persis seperti ayahnya …

He is my only life! Aku akan selalu menjaganya, menyayanginya, melindunginya dari segala apapun itu .. Karena hanya dia satu-satunya peninggalan terindah yang pernah kudapatkan dari suami terbaikku Ramzy yang hampir setahun pula telah pergi menghadap sang Khalik ..

Ya .. Ramzy telah tiada … dia pergi dengan segala kemuliaan hatinya sebagai seorang suami yang terbaik, yang terindah, yang bijaksana .. semua yang paling baik untuknya. Penyakit jantung-demikian analisa dokter, telah merenggutnya dari sisiku, empat puluh hari tepat setelah kelahiran anak semata wayang kami … Padahal sebelumnya aku sempat berharap, biarlah aku yang mati dulu, agar dia bisa menyalatkan jenazahku kelak ..

Tapi takdir berkehendak lain. Aku juga tidak tahu rahasia apa yang tersimpan dari semua rentetan kehidupan pahit yang tak henti menderaku ini.Ramzy telah lebih dulu meninggalkan kami untuk selamanya …meninggalkan jejak yang terdalam dalam hati dan jiwaku .. Rasanya sakit sekali .. tapi kucoba relakan, agar kedamaian selalu bersamanya ..

Aku sempat terguncang, sulit rasanya menerima kenyataan itu .. namun seiring waktu, seperti pesan almarhum sebelum meninggal,yang seharusnya kusadari itu sebagai firasat ..aku harus menjadi perempuan yang lebih kuat lagi, agar bisa membimbing anak kami agar nantinya bisa menjadi anak yang tegar dan soleh. “.. sebab kita tidak tahu kapan akan mati,” begitu katanya yang disampaikan dengan nada sangat berhati-hati waktu itu.

Semula aku hanya menganggapnya sebagai nasihat biasa ..tapi ternyata itu firasat. Dan kini aku berjanji dalam hati, akan selalu menjaga
amanat itu, sampai kapanpun itu, sampai aku mati. Aku juga berjanji tetap akan menyimpan rapat-rapat sosok dan cinta Ramzy hingga akhir ku menutup mata nanti .. dia adalah laki-laki paling sempurna yang pernah kutemui, tak akan pernah terganti ..

Sedikit flashback .. Dulu, setelah tahu tentang ‘kedok’ku di masa lalu, Ramzy memang sempat sock, mengurung diri dan sepertinya tak mau menyentuh aku lagi. Dibiarkannya aku dalam ribuan pertanyaan, takut, khawatir, penyesalan, sedih berkepanjangan .. bahkan hampir lebih tiga bulan .. dia mengabaikan kehadiranku sebagai istrinya.

Namun di tengah kegundahanku, di saat aku berfikir bahwa dia pasti akan menceraikan aku .. ternyata dugaanku keliru. Ramzy tidak sejahat itu! Di mataku .. ternyata dia adalah ‘jelmaan’ malaikat yang tidak pernah berfikir serendah itu. Itulah .. yang membuatku menyesal akibat terlalu suudzon memiliki pemikiran seperti itu.

Ternyata .. Ramzy dengan sangat tulus … memaafkan aku, memaafkan semua kesalahanku. Bahkan dengan penuh kasih sayang dia membimbingku untuk Istigfar dan mengajakku untuk bersimpuh meminta pengampunan-Nya. Setelah itu dia memandangiku lamaa sekali, ada butiran air menetes di pipinya, aku tak mampu menatapnya .. aku hanya bisa tertunduk .. berbagai perasaan berkecamuk di dadaku .. lalu dia memelukku erat .. erat sekali seakan-akan tak mau melepaskan aku ..

Maaf … bila mengingat saat itu, rasanya aku tak bisa berkata apa-apa .. rasanya aku tak bisa membendung luapan emosi, haru, sedih .. maaf .. cucuran airmata pun rasanya tak kan sanggup mewakili perasaanku .. maaf … aku tak bisa menulis lebih banyak lagi .. terima kasih .. terima kasih ..

Sumbernya http://kaiser7days.wordpress.com/2011/09/09/kisah-sang-ayam-kampus-part-i/
Sumbernya http://kaiser7days.wordpress.com/2011/09/09/kisah-sang-ayam-kampus-part-ii/
Baca Selengkapnya → Kisah Ayam Kampus Layani Dosen Demi Nilai Kuliah