Quote: Bosan Lemot, Tiga Anak Muda Solo Luncurkan Gold Messenger
SOLO--MICOM: Tiga anak muda Solo, Jawa Tengah, berhasil membuat platform atau sistem komunikasi terintegrasi layaknya aplikasi yahoo messenger dan whatsapp.
Aplikasi yang diberi nama Gold Messenger itu diluncurkan ketiga anak muda itu sejak 17 Nopember lalu. Ketiganya adalah Zandra Dwanita Widodo, Hendrik Priyo Utomo, dan Bughy Rubiyanto.
Mereka tercatat sebagai mahasiswa jurusan Pendidika Olahraga dan Kesehatan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS).
Dalam paparannya di hadapan wartawan, Kamis (22/11), Zandra selaku koordinator Tim Konseptor mengklaim Gold Messenger memiliki sejumlah keunggulan jika dibandingkan dengan aplikasi serupa. Salah satunya adalah keluwesan penggunaannya.
Gold Messenger bisa digunakan untuk berkomunikasi antar PC, notebook, tablet, dan hampir semua mobile device. Baik yang berbasis android, symbian, java, windows phone, pocket PC dan sebagainya tanpa mengganggu aplikasi yang sudah ada sebelumnya.
Satu lagi nilai tambah Gold Messenger adalah kemampuannya mengirim data berupa video, gambar, atau audio secara instan dan tanpa lelet. Itu karena Gold Messenger didukung sebuah server berkapasitas besar yang berlokasi di Indonesia.
Ide membuat Gold Messenger ini, menurut Zandra, juga tidak terlepas dari kejengkelan mereka terhadap aplikasi messenger asing yang sering lelet karena servernya di luar negeri. Di samping itu, ia dan dua rekannya sangat menginginkan Indonesia memiliki platform sistem komunikasi terintegrasi sendiri.
"Kemunculan Gold Messenger ini kami harap menjadi tonggak resistensi terhadap eksploitasi produk asing terhadap kemandirian dan kesejehteraan rakyat Indonesia," tegas Zandra. (FR/OL-01)
Spoilerfor "Berita 2":
Quote: Tiga Mahasiswa UNS Temukan Messenger Ala Indonesia
SOLO - Berawal dari kekesalan sering troublenya messenger yang saat ini ada, seperti Facebook, Twitter, Yahoo Messenger What's APP, Blackberry Messenger, tiga mahasiwa dari Fakultas Olahraga, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah, menemukan inovasi dalam berkomunikasi yang mereka beri nama Gold Messenger.
Zandra Dwanita Widodo salah satu penemu mengatakan, cara kerja Gold Massenger ini tidak berbeda dengan messenger yang selama ini ada. Hanya saja yang membedakan dengan messenger yang ada yaitu keberadaan servernya.
Bila What's APP, Blackberry Messenger keberadaan servernya ada di luar negeri, sedangkan Gold Messenger ini servernya ada di dalam negeri tepatnya di Kota Solo,Jawa Tengah.
"Jadi bila penduduk Indonesia beralih menggunakan Gold Messenger, maka kita telah berhemat sebesar Rp 7 triliun setiap harinya. Tanpa kita ketahui, negara setiap tahunnya membayar royalti Rp7 triliun kepada negara lain atas messenger yang selama ini kita pakai," jelasnya kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Kamis (22/11/2012).
Selain bisa menghemat keuangan negara, bila terdapat kasus seperti yang saat ini menimpa Anggelina Sondak, pemerintah tidak perlu merengek-rengek meminta bukti kepada negara lain tempat server messenger tersebut berada.
"Meskipun server Gold Messenger ini ada di Tanah Air, namun kami jamin kerahasiaannya terjamin," paparnya.
Hanya saja, belum adanya prodak komunikasi yang mau menerima kreasi Zandra Dwanita Widodo, Hendrik priyo utomo, Bughy Rubiyanto ini sehingga konsumen harus mendownload terlebih dahulu I'M. ZERO-PRICE.COM.
"Setelah itu, seperti messenger yang ada, kita mengisi biodata, dan juga password," paparnya sambil menunjuk tampilan Gold Messenger seperti Yahoo Messenger.
Zandra menjamin, mendownload Gold Messenger ini tidak akan berpengaruh apapun terhadap alat komunikasi maupun komputer.
Sebenarnya penemuan ini oleh ketiganya telah diikutkan dalam lomba kreasi. Namun,hanya dengan alasan penemuan ini biayanya dianggap terlalu besar melebihi Rp10 juta,maka penemuan messenger ketigannya gagal masuk 10 besar penemuan anak bangsa nasional.(rhs)
Foto Aceng Fikri Menikah Beredar di Blackbarry Masangger dan Facebook
Kalau ditanya apakah yang paling menghebohkan akhir-akhir ini di tengah warga Kabupaten Garut, jawabnya pasti soal kemunculan foto Aceng HM Fikri, Bupati Garut, yang tengah berdampingan dengan seorang wanita cantik yang mengenakan busana nikah. Foto tersebut dalam sepekan ini banyak beredar di Blackbarry Masangger (BBM), beberapa pihak pengguna handphone Blackbarry mengaku menerima foto itu yang dikirim sejumlah teman.
Tak hanya di BBM, foto yang sama pun banyak mejeng di sejumlah akun dan grup Facebook. Dari komentar para facebooker, mereka seolah percaya bahwa foto itu merupakan sebuah rekaman peristiwa yang benar-benar telah terjadi, bahwa Aceng HM Fikri telah melangsungkan pernikahan dengan seorang wanita lain yang bukan istrinya.
Cerita di balik foto itu pun menyeruak dengan beragam versi. Ada versi yang menyatakan kalau foto itu adalah diambil ketika Aceng HM Fikri menikahi seorang wanita bernama Veni di Kampung Ciseureuh, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut. Versi ini menegaskan bahwa pernikahan Aceng Veni berlangsung beberapa bulan silam, menjelang Bupati Garut itu hendak melakukan umroh ke tanah suci, Mekah.
Bahkan ceritanya diembel-embeli dengan isu bahwa pernikahan tersebut hanya berlangsung semalam. Sebab Veni yang statusnya perawan itu, setelah terjadi pernikahan di malam hari, keesokan harinya langsung menjadi janda karena diceraikan Aceng. Benarkah begitu? Belum diketahui persis, sebab hingga kini pihak-pihak yang terkait, mulai dari Aceng HM Fikri, Veni dan keluarganya, maupun pihak yang menikahkan belum berhasil dikonfirmasi. **
Spoilerfor Fani, Korban Kedua Cerai Via SMS Aceng Fikri:
Fani, Korban Kedua Cerai Via SMS Aceng Fikri
Topik hangat yang jadi perbincangan masyarakat Garut saat ini adalah penceraian Fani Oktarina melalui pesan singkat (SMS) yang dilakukan Bupati Garut, Aceng HM Fikri. Dengan penceraian tersebut, mimpi Fani untuk hidup berumah tangga dengan seorang bupati ternyata membawa kenyataan pahit. Tragisnya lagi, penceraian di usia perkimpoiannya baru empat hari itu beralasan karena Fani sudah bukan perawan lagi.
Menceraikan wanita lewat SMS nampaknya sudah menjadi kebiasaan bagi orang nomor satu di Garut itu. Pasalnya, setahun lalu hal serupa juga menimpa istri Aceng Fikri yang bernama Chintya (nama samaran). Kepada Gosip Garut setahun lalu, wanita asal Karawang yang kemudian tinggal di Bandung ini, diceraikan Aceng Fikri diawali dari SMS dulu. Keesokan harinya, ke rumah Chintya datang ajudan Aceng Fikri membawa surat talak.
Selain menceraikannya, diakui Chintya, Aceng pun selalu mengirimkan pesan singkat (SMS) yang bernada teror dan ancaman. Sejak peristiwa penceraian terjadi, Chintya jadi sering mengurung diri dan tertutup. Musnahlah sudah harapan Chintya untuk bersuamikan Bupati Garut itu, seperti halnya dialami Fani warga Kampung Ciseureuh, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut yang baru lulus SMA itu.
Dalam kasus Fani, foto-foto pernikahan Aceng dengan Fani sempat beredar di sejumlah media sosial. Ada juga foto versi cetaknya yang beredar di tengah masyarakat Garut. Sangat disayangkan, usia pernikahan antara keduanya hanya bertahan selama empat hari. Setelah itu, Fani diceraikan Aceng Fikri begitu saja. Dan yang menyakitkan, seperti halnya menimpa Chintya, Fani pun diceraikan hanya melalui pesan singkat atau SMS.
Keluarga besar Fani, yakni pondok pesantren Al Fadilah Cisereuh Limbangan, tak terima dengan perlakuan terhadap perlakuan Aceng Fikri yang dianggap semena mena dan menjatuhkan martabat perempuan. Akan kenestapaan keluarga Fani tersebut, Bupati Aceng bukanlah merasa simpati namun justru sebaliknya keluarga Fani malah mendapat intimindasi dari Aceng melalui pesan SMS.
Padahal menurut keluarga Fani, pernikahan anaknya dengan Aceng Fikri sah secara agama. Saat menikah disaksikan keluarga kedua belah pihak, saksi, disertai dengan membuat surat pernyataan segala. Bahkan bupati berjanji akan menggelar resepsi pernikahan secepatnya.
Sebelum menikah, Bupati Garut itu sempat mengumbar janji janji manis. Kalau bersedia menikah dengannya, Fanni akan diberangkatkan umroh bersama juga akan disekolahkan. Namun setelah semuanya direnggut, jangankan umroh, Aceng bahkan menjatuhkan talak pada hari keempat. Alasannya karena Fani sudah tidak perawan. ***
Ane kagak tau musti komment apa.. Yang pasti dengernya aja ane dah gedeg banget..
Moral dan ahlak pejabat kita udah begitu bejat.
UPDATE :
NIKAHI ABG 4 HARI, BUPATI GARUT DIADUKAN KE LPA
INILAH, Garut- Kecewa dengan perlakuan Aceng Fikri, orang tua mantan isteri Bupati Garut itu mengadu ke Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Garut.
Mereka merasa anaknya, Fany Octora, yang masih di bawah umur telah menjadi korban perbuatan tidak manusiawi Bupati.
Pasalnya, anaknya yang baru lulus SMA itu hanya dinikahi Bupati selama 4 hari dan langsung diceraikan begitu saja. Alasan perceraian pun sangat menyinggung harga diri. Anaknya kini mengalami trauma berat.
"Memang kita pernah kedatangan pihak orang tua korban yang mengadukan anaknya telah menjadi korban perbuatan tak menyenangkan dilakukan Bupati. Hanya dinikahi beberapa saat, dan kemudian dicerai," kata Ketua LPA Kabupatgen Garut, Nita K Widjaya, kepada INILAH, Kamis (22/11).
Pihak LPA sendiri, tutur Nita, langsung merespon dengan menemui korban di rumah orang tuanya di Desa Dunguswiru Kecamatan Balubur Limbangan untuk mengetahui kondisi korban.Pihak LPA tak dapat mengundang korban langsung karena korban masih di bawah umur, baru berusia 18 tahun. Sehingga segala sesuatunya masih diwakili orang tua.
"Hasil pertemuan kita di sana, memang benar korban pernah dinikahi Bupati Aceng, namun dicerai lagi dengan cara diduga tak pantas. Rupanya Bupati tak menyadari bila tindakannya itu mendatangkan akibat kurang baik bagi si anak. Si anak jadi mengalami trauma hebat," jelas Nita.
Menyikapi persoalan tersebut, lanjut Nita, pihaknya berencana membantu pemulihan korban serta berupaya membantu korban agar dapat melanjutkan pendidikannya, sesuai keinginan korban."Setelah kita berkoordinasi dengan LPA Provinsi dan Pusat, kita akan bantu korban untuk dapat melanjutkan pendidikannya. Tentu tidak di Garut. Sebab kalau di Garut, kemungkinan masih akan trauma," ujarnya.Sewaktu dinikahi Bupati Garut Aceng HM Fikri pada 14 Juli 2012 secara Islam, Fany Octora masih di bawah umur karena belum genap 18 tahun. Dia merupakan gadis kelahiran 8 Oktober 1994. Dia diceraikan Bupati pada 17 Juli 2012, hanya empat hari pascadinikahi Aceng.
Hingga sejauh ini pihak Bupati Garut Aceng HM Fikri sendiri belum ada tanggapan mengenai kasus tersebut.[ito]
Sumber dari http://kask.us/50ad7cf47c124341630000d2 oleh dfajry
Selasa, 27 November 2012 10:22:19
Gadis yang dinikahi 4 hari tuntut bupati Garut minta maaf
FO (18), gadis yang dinikahi secara siri kemudian diceraikan setelah empat hari menikah, menuntut Bupati Garut Aceng HM Fikri minta maaf. FO juga mendesak Aceng datang ke keluarganya dan meminta pengakuannya telah menikahi FO.
"Kini pelaku, inginnya (Aceng-red) minta maaf dan datang ke keluarga untuk menyatakan bahwa pernah menikahi," kata Ketua Bidang Advokasi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Garut, Nitta K Wijaya, saat dihubungi merdeka.com, Selasa (27/11).
Nitta menegaskan, FO tak menuntut apapun meski saat dinikahi Bupati menjanjikan iming-iming uang yang di mana separuhnya masih belum terealisasi.
"Sempat dijanjikan Rp 43 juta, Rp 20 juta-nya sudah dipenuhi untuk memperbaiki kontrakan, sisanya untuk Umroh belum. Tapi ya sudah, FO tidak menagih janji apapun, FO cuma minta datang ke keluarganya," bebernya.
Setelah, beberapa bulan pasca nikah siri, kondisi korban masih mengalami depresi. Warga Kampung Cukanggaleuh Desa Dunguswiru Kecamatan Balubur Limbangan itu belum bisa bersosialisasi dengan lingkungannya.
"FO mengurung terus di rumahnya, kami khawatir dengan kondisi itu, tapi kami terus dorong, ayo kamu pasti bisa, kamu harus bisa berbaur lagi," ucapnya.
Apalagi FO yang baru lulus SLTA di Limbangan Garut berkeinginan melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. "Keinginan dia kuliah lagi, mungkin 2013 ajaran baru ini," imbuhnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Garut Aceng HM Fikri menikahi gadis berinisial FO (18). Sayang, Aceng pernikahan siri keduanya hanya berlangsung empat hari. Pernikahan itu dilakukan pada 14 Juli, kemudian pada tanggal 17 Juli 2012, Fo diceraikan.
Parahnya lagi, Aceng menceraikan FO melalui pesan singkat. Alasannya gadis yang baru menyelesaikan studi SLTA sudah tak perawan lagi.
Kasus ini beredar luas setelah foto mereka menyebar melalui jejaring sosial dan pesan berantai di Blackberry Messenger.
ini ada yang nyumbang poto dari Kawan baikku Private.Indo.
Original Posted By Private.Indo⺠nyumbang fotonya
Tatap gadisnya , tatap gadisnyaaaa ..... Buat yang Maho , Tatap bupatinya , tatap bupatinya .........
Sumber dari http://kask.us/50b498d9e674b4dd6900003c oleh Khoontol
Berikut ini SMS Bupati Garut kepada "FO" korban pelecehan seksual, nikah siri 4 hari.
Sumber dari http://kask.us/50b378c8db9248a5430000db oleh happy2006
Nih Gan di Sini Juga ada... sepertinya bukan gosip lagi ini mah..
Nikah 4 Hari, Janda Kencur Bupati Garut Stres
TEMPO.CO, Garut - Bupati Garut, Jawa Barat, Aceng HM Fikri, dilaporkan ke lembaga perlindungan perempuan. Aceng dituduh telah melakukan pelecehan terhadap perempuan di bawah umur. "Kami saat ini sedang melakukan pendampingan kepada korban," ujar Ketua Bidang Advokasi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Garut, Nitta K Wijaya, Kamis, 22 November 2012.
Menurut dia, bentuk pelecehan yang dilakukan orang nomor satu di Garut itu adalah menikahi anak di bawah umur berinisial FO, 18 tahun. Perempuan yang baru keluar sekolah menengah atas itu dinikahi secara siri. Namun, setelah menjalani pernikahan selama empat hari, FO diceraikan.
Pernikahan di bawah tangan itu dilakukan pada 14 Juli 2012 dan berakhir 17 Juli. Perceraian itu dilakukan Aceng melalui pesan singkat. "Alasan jatuh talaknya, kata Bupati, karena korban sudah tidak perawan lagi," ujar Nitta.
Perbuatan Aceng itu dianggap melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Selain itu, Bupati juga dianggap melanggar UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Perdagangan Orang. Sebab, Aceng menjanjikan memberangkatkan umroh kepada korban sebelum pernikahan. Namun, janji itu tidak ditepati.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami depresi yang cukup berat. Bahkan, selama beberapa hari, korban enggan ditemui dan lebih memilih untuk mengurung diri di dalam kamar. "Korban mengalami kekerasan verbal,"ujarnya.
Pendampingan yang saat ini tengah dilakukan untuk menghilangkan traumatik. "Kami juga berkoordinasi dengan pihak provinsi karena korban ingin melanjutkan sekolahnya ke perguruan tinggi," ujar Nitta.
Nitta menilai, munculnya kasus ini merupakan preseden buruk bagi pemberantasan kekerasan terhadap anak dan perempuan di Garut. Padahal, selama ini angka kekerasan terhadap perempuan di Garut ini masuk dalam peringkat lima besar di Jawa Barat. "Untuk sanksi moral ke Bupati bukan urusan kami, tapi kami akan berkoordinasi dengan Kementerian," ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, Bupati Garut Aceng HM Fikri enggan untuk berkomentar. Pesan singkat yang dilayangkan Tempo ke telpon selulernya pun belum juga dijawab. "Bapak (Bupati Aceng) masih belum bisa dihubungi dari tadi masih di kamar," ujar Ajudan Bupati, Erli.
Pernikahan Bupati Aceng Fikri ini sebelumya pernah menggemparkan warga Garut. Foto pernikahan Aceng dengan FO sempat beredar di jejaring sosial dan pengguna Blackberry melalui Blackberry Messenger.http://www.tempo.co/read/news/2012/11/22/058443427/Nikah-4-Hari-Janda-Kencur-Bupati-Garut-Stres
Sampai jadi stress kayak gitu
Untuk Biodata si Doi
Nama : Aceng H.M. Fikri, S.Ag Jabatan : Bupati Garut Tempat Tanggal Lahir : Garut, 06 September 1972 Jenis Kelamin : Laki-Laki Status Perkimpoian : Menikah Alamat : Kp. Sukamentri RT/RW. 01/014 Kel. Sukametri Kec. Garut Kota Kab. Garut Riwayat Pekerjaan Koperasi Peternak Unggas Garut PT. Mandala Food Garut Koperasi Konveksi Raksa Sawarga Kopontren Kabupaten Garut
Riwayat Pendidikan SDN Sukamentri Garut Mts. Negeri Garut PGAN Garut IAIM AL-Musadaddiyah
Riwayat Keanggotaan Organisasi GP Anshor Garut Garda Bangsa PKB Garut DPC PKB Garut Masyarakat Pecinta Garut Data Istri dan Anak Nurrohimah (Istri) Moch. Rival Samudra (Anak) Riza Aprillia Fauziah A Riza Filard Nusantara
Harusnya kagak bakalan mengecewakan kalau dilihat dari riwayat pendidikan sama pekerjaan mah.. ini mah
Sumber dari oleh dfajry
Sabtu, 24 November 2012 , 07:28:00 Alamak, Bupati Nikah Siri Empat Hari Cerai
GARUT Bupati Garut Aceng HM Fikri, diduga telah menikahi seorang gadis remaja yang baru lulus SMA secara siri. Gadis tersebut adalah FO (18) warga Desa Dungusiku Kecamatan Limbangan. Sayangnya, usia pernikahan tersebut hanya bertahan empat hari. Aceng, diduga menceraikan istrinya hanya lewat pesan singkat. Terkuaknya pernikahan ini setelah foto pernikahannya tersebar di media jejaring sosial.
Ayi Rohimat (31), salahsatu keluarga FO yang ditemui di Kampung Cukang Galeuh Desa Dunguswiru Kecamatan Limbangan yang merupakan rumah nenek FO Jumat (23/11) mengungkapkan, pernikahan antara FO dan Aceng memang benar terjadi. Menurutnya, FO dikenalkan dengan bupati oleh salahsatu pesuruh bupati di rumah makan Sharmila yang ada di Limbangan pada awal Juli lalu.
Keluarga sebenarnya sempat merasa ketakutan saat melakukan pertemuan, apalagi banyak kabar miring tentang kelakuan bupati terhadap lawan jenis, katanya.
Namun, karena saat itu bupati meyakinkan semua keluarga yang hadir dengan janji yang membawa-bawa Allah SWT. Akhirnya semua keluarga menyetujui pinangan Bupati terhadap FO.Ayi menuturkan, saat dipertemukan dengan bupati, FO memang baru saja lulus SMA di Sukabumi. Saat itu, FO juga tengah bekerja di salahsatu perusahaan garmen di Bandung bersama kakaknya. Selain itu, FO saat itu juga tengah menunggu panggilan pekerjaan dari perusahaan telekomunikasi milik pemerintah.
Menurut Ayi, sepengetahuannya, saat itu bupati menjanjikan akan mengumrohkan dan membiayai FO melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi. Bahkan, umroh direncanakan akan dilakukan 10 hari setelah pernikahan. Setelah sepakat, keluarga pun memutuskan jadwal pernikahan tanggal 14 Juli bertempat di rumah pribadi bupati di Kampung Copong Kelurahan Sukamentri Kecamatan Garut Kota dengan hanya dihadiri keluarga besar kedua mempelai.
Ayi mengaku, setelah pernikahan yang dilakukan secara agama digelar, FO langsung tinggal bersama keluarga besar suaminya di Copong. Selama itu, pihak keluarga menerima kabar FO baik-baik saja tidak ada permasalahan sama sekali. Bahkan, secara kasat mata FO tampak begitu bahagia dengan pernikahannya.
Namun, keharmonisan tersebut menurut Ayi hanya bertahan empat hari saja. Karena, saat itu bupati menjatuhkan talak kepada FO melalui pesan singkat. Meski demikian, Ayi sendiri tak mengetahui pasti isi pesan singkat bupati kepada FO, karena FO sendiri tidak langsung memberitahu orangtuanya. FO saat itu memilih mengadukan hal tersebut kepada KH Heri Ahmad Jawari guru mengajinya yang juga masih keluarga.
Karena FO panik mendapatkan sms seperti itu, ia langsung meminta Heri untuk datang kesana (Copong). Namun saat kesana, Heri tidak diperkenankan masuk kedalam rumah. Dan baru bisa masuk pada malam harinya. Setelah melakukan pertemuan dengan keluarga bupati, dini harinya, FO langsung dibawa oleh Heri ke kawasan Garut Kota, untuk ditenangkan, paparnya.
Sejak saat itu juga, Ayi meyakinkan tidak ada komunikasi antara FO dengan bupati. FO sendiri, sejak saat itu langsung jatuh sakit dan sering mengurung diri di dalam rumah. Apalagi, masyarakat tidak jarang menyindirnya, karena beredar desas desus alasan bupati menceraikannya, karena FO sudah tidak perawan dan mengalami polio.
Ayi menegaskan bahwa FO, saat dinikahi oleh Aceng berada dalam kondisi perawan dan tidak memiliki penyakit polio. Ia pun menyebutkan sudah melakukan pemeriksaan kepada salah seorang dokter, untuk mengecek apakah betul FO mengidap polio atau tidak. Hasil dari pemeriksaannya, tuduhan tersebut tidak benar. Dokter yang memeriksanya pun siap memertanggung jawabkan hasil diagnosanya.
Saat FO masih dalam penyembuhan secara psikologis, menurut Ayi tiba-tiba foto pernikahannya dengan bupati beredar di situs jejaring sosial. FO sendiri, mengetahui hal tersebut setelah bupati menghubunginya lewat telepon dan memarahinya. Bahkan, bupati juga mengintimidasinya lewat pesan singkat yang dikirimkannya. Pesan singkat tersebut, saat ini masih disimpan sebagai alat bukti.
Menurut Ayi, dari pengakuan FO, foto-foto pernikahan antara dirinya dan bupati tidak pernah disebarluaskan kepada siapapun. Bahkan, begitu diceraikan oleh bupati, foto-foto pernikahan yang ada di handphonenya langsung dihapus.
Apa yang dituduhkan oleh bupati, sangat menyakiti kami keluarga. Padahal sebelumnya dia sudah menelantarkan FO, katanya.
Ditemui di rumah dinasnya, Bupati Garut Aceng HM Fikri, tidak secara tegas membantah adanya pernikahan dan perceraian antara dirinya dengan FO. Kepada wartawan Aceng menjelaskan, semua itu adalah masalah keluarga antara keluarganya dengan keluarga FO yang termasuk ranah privasi dan orang lain tidak perlu tahu.
Ini persoalan privasi keluarga, yang orang lain itu tidak perlu tahu, ini ranahnya privasi, semua orang punya privasi dan harus dilindungi, saya menganggap ini sebuah peristiwa dan sudah diselesaikan lima bulan lalu, katanya. Aceng yang sengaja mengundang wartawan untuk menjelaskan masalah tersebut mengungkapkan, peristiwa ini sebetulnya sudah terjadi sejak lima bulan lalu. Tapi kenapa hal ini muncul atau mencuat saat ini. Aceng menduga, ada muatan besar dari pemunculan isu ini.
Kalau toh tidak ada muatan besar, kenapa tidak muncul satu atau dua hari setelah peristiwa ini terjadi, katanya.Aceng menduga, kemunculan isu ini adalah upaya black champaign kepada dirinya untuk kepentingan politik pada Pilkada yang akan datang. Padahal, menurutnya dirinya belum tentu akan mencalonkan kembali dalam Pilkada. Jika ada lembaga survey yang menyatakan popularitas dirinya mencapai 90 persen, harusnya hal itu tak perlu ditakuti. Selain muatan politis, Aceng juga menduga kemunculan isu ini karena ada kelompok tertentu yang ingin memanfaatkan untuk kepentingan pragmatis materi semata.
Dari dua hal inilah isu ini berkembang, opini dan wacana berkembang, padahal masalah ini sudah diselesaikan lima bulan lalu dan sudah tidak ada persoalan lagi, katanya.
Untuk membuktikan semua persoalan sudah selesai, Aceng pun akhirnya mengeluarkan surat pernyataan yang ditandatangani oleh FO tertanggal 16 Agustus 2012 lalu. Surat pernyataan tersebut isinya merupakan pengakuan dari FO yang telah menerima sejumlah uang dan janji tidak akan memperpanjang lagi permasalahan dan menganggap tidak ada lagi masalah dengan bupati. Dalam penutup surat tersebut, FO juga menegaskan akan melupakan bapak (bupati-red) untuk selamanya. Surat pernyataan tersebut juga ditandatangani dua orang saksi satu diantaranya adalah Ayi Rohimat.
Tidak pantas rasanya saya sebut nilai nominalnya, nominal yang diberikan, sudah lebih dari layak, katanya.
Ketika didesak latar belakang adanya surat pernyataan tersebut apakah karena ada perceraian antara Aceng dengan FO. Menurut Aceng, ini sepenuhnya persoalan keluarga, bentuk persoalannya sendiri Aceng mempersilahkan masing-masing menafsirkannya sendiri. (igo/ari)
Bupati Garut Nikah Ekspres Gadis Bawah Umur Sabtu, 24 November 2012 00:33 WIB
Metrotvnews.com, Garut: Bupati Garut Aceng M. Fikri dilaporkan ke Lembaga Perlindungan Anak setempat. Ia dituduh menikahi gadis bawah umur yang kemudian diceraikannya empat hari kemudian. Pelapor adalah keluarga gadis itu.
Kasus yang terjadi lima bulan silam ini mengemuka setelah terekspos media. Meluasnya kabar ini bukan justru membuat gadis ini dan keluarganya bangga pernah dinikahi bupati. Malah sebaliknya membuat gadis itu makin terpojok, bahkan depresi. Apalagi muncul kabar tidak enak bahwa ia dicerai karena sudah tidak perawan lagi.
Korban dinikahi Aceng Fikri pada 14 Juli lalu. Awalnya, korban dikenalkan kepada bupati melalui seorang perantara dengan janji dinikahi secara sah. Selama menikah, korban tinggal di kediaman orang nomor satu di Kabupaten Garut itu.
Sebelum menikah, korban diiming-imingi janji untuk melanjutkan pendidikan, dan menunaikan ibadah umrah. Bukan janji yang menjadi kenyataan, ia justru diceraikan empat hari kemudian. Lebih menyakitkan lagi, ia dicerai hanya lewat pesan singkat alias SMS.
Sudah begitu, gadis tersebut menjadi bulan-bulanan kabar tak sedap yang beredar di media massa. Pihak keluarga akhirnya memutuskan melaporkan apa yang dialami anak mereka ke Lembaga Perlindungan Anak pada Jumat (23/11).
Menurut Ketua LPA Garut Nita Kawijaya, kasus tersebut merupakan human trafficking. Dalam catatan LPA Garut, sudah 31 kasus human trafficking ditemukan di Garut hingga kini. Saat ini, LPA Garut berjanji melindungi korban dan memfasilitasinya untuk melanjutkan pendidikannya.
Ketika dimintai klarifikasi, Bupati Aceng mengaku sudah memberikan kompensasi kepada korban. Klaim tersebut disertai surat pernyataan yang ditandatangani korban. Ia balik menuding kasus ini sengaja dicuatkan lawan politiknya menjelang pemilu kada Garut. "Atau kepentingan materi sesaat," katanya.(TII)
Bupati Aceng mengaku sudah memberikan kompensasi kepada korban. Klaim tersebut disertai surat pernyataan yang ditandatangani korban. Ia balik menuding kasus ini sengaja dicuatkan lawan politiknya menjelang pemilu kada Garut. "Atau kepentingan materi sesaat," katanya
dianggapnya apaan, sampai ngasih kompensasi segala..?? terus dialihkan segala sama politik??
INILAH, Garut - Dewan Penasihat Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Garut, KH Sirojul Munir, meminta Komisi Nasional (Komnas) Anak turun tangan meluruskan kasus menimpa Fany Octora (18), warga Kampung Cukanggaleuh Desa Dunguswiru Kecamatan Balubur Limbangan, yang dinikahi Bupati Garut Aceng HM Fikri hanya empat hari, dan dicerai tanpa alasan pasti.
"Kita berharap Komnas Anak dapat meluruskan persoalan ini. Jangan sampai Fany terus menerus trauma. Pengadilan Agama dan Kementerian Agama juga supaya melakukan sosialisasi terkait perkimpoian siri dan anak di bawah umur," kata Sirojul Munir yang akrab disapa Ceng Munir, Sabtu (24/11).
Dia menyesalkan perbuatan Bupati terkesan mempermainkan perkimpoian. Padahal, kata Ceng Munir, perkimpoian dalam Syari'at Islam merupakan hal sakral. Sehingga tidak boleh dipermainkan.
Perkimpoian selain diatur dalam al Qur'an, As Sunnah, dan ijmak ulama, juga diatur dalam Undang Undang Nomor 01/1974.
"Mengapa kimpoi siri ? Apalagi ini poligami dan dilakukan pemangku Negara yang seharusnya menjadi uswah masyarakat. Ini lebih merugikan lagi pihak perempuan," sesal Pimpinan Pondok Pesantren Babussalam Kampung Urug Desa Panembong Kecamatan Bayongbong.
Diperparah, kata Ceng Munir, yang menjadi korban masih di bawah umur. Padahal sesuai Undang Undang Perlindungan Anak, perkimpoian tak boleh terjadi pada anak di bawah usia 18 tahun.
"Apalagi jika ada pembohongan, jelas ini ada sanksinya," ujarnya.
Sewaktu dinikahi Bupati Garut Aceng HM Fikri pada 14 Juli 2012 secara agama Islam dan siri, Fany Octora masih berada di bawah umur karena belum genap 18 tahun. Dia merupakan gadis kelahiran 8 Oktober 1994. Dia diceraikan Bupati pada 17 Juli 2012, hanya empat hari pascadinikahi Aceng.
Hal senada dikemukakan wakil keluarga Pesantren Urug Kecamatan Bayongbong, Ade Wahidin. "Kami prihatin atas kejadian ini.
âApalagi ada pernyataan bahwa beliau (Bupati) sudah tidak beristri. Itu sebuah pelanggaran terhadap Undang Undang," tegasnya.[ito]
Mudah-mudahan bisa cepet diselesaikan gan,, kasihan korban sampai trauma kayak gitu,,mudah-mudahan kasus ini bisa jadi pelajaran buat tu pejabat, jangan semena-mena..
Sumber dari oleh dfajry
Original Posted By urgdubai⺠ini valid ga ya beritanya? kalo beneran valid terlalu bener.... tapi sumbernya aja udah gosip.... atau karena media umum udah disuruh tutup mulut duluan?? ? kalo beneran kasihan neng fani..... coba sama aa....kagak bakal deh disia-siakan.
TEMPO.CO, Garut - Bupati Garut, Jawa Barat, Aceng HM Fikri, dilaporkan ke lembaga perlindungan perempuan. Aceng dituduh telah melakukan pelecehan terhadap perempuan di bawah umur. "Kami saat ini sedang melakukan pendampingan kepada korban," ujar Ketua Bidang Advokasi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Garut, Nitta K Wijaya, Kamis, 22 November 2012.
Menurut dia, bentuk pelecehan yang dilakukan orang nomor satu di Garut itu adalah menikahi anak di bawah umur berinisial FO, 18 tahun. Perempuan yang baru keluar sekolah menengah atas itu dinikahi secara siri. Namun, setelah menjalani pernikahan selama empat hari, FO diceraikan.
Pernikahan di bawah tangan itu dilakukan pada 14 Juli 2012 dan berakhir 17 Juli. Perceraian itu dilakukan Aceng melalui pesan singkat. "Alasan jatuh talaknya, kata Bupati, karena korban sudah tidak perawan lagi," ujar Nitta.
Perbuatan Aceng itu dianggap melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Selain itu, Bupati juga dianggap melanggar UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Perdagangan Orang. Sebab, Aceng menjanjikan memberangkatkan umroh kepada korban sebelum pernikahan. Namun, janji itu tidak ditepati.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami depresi yang cukup berat. Bahkan, selama beberapa hari, korban enggan ditemui dan lebih memilih untuk mengurung diri di dalam kamar. "Korban mengalami kekerasan verbal,"ujarnya.
Pendampingan yang saat ini tengah dilakukan untuk menghilangkan traumatik. "Kami juga berkoordinasi dengan pihak provinsi karena korban ingin melanjutkan sekolahnya ke perguruan tinggi," ujar Nitta.
Nitta menilai, munculnya kasus ini merupakan preseden buruk bagi pemberantasan kekerasan terhadap anak dan perempuan di Garut. Padahal, selama ini angka kekerasan terhadap perempuan di Garut ini masuk dalam peringkat lima besar di Jawa Barat. "Untuk sanksi moral ke Bupati bukan urusan kami, tapi kami akan berkoordinasi dengan Kementerian," ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, Bupati Garut Aceng HM Fikri enggan untuk berkomentar. Pesan singkat yang dilayangkan Tempo ke telpon selulernya pun belum juga dijawab. "Bapak (Bupati Aceng) masih belum bisa dihubungi dari tadi masih di kamar," ujar Ajudan Bupati, Erli.
Pernikahan Bupati Aceng Fikri ini sebelumya pernah menggemparkan warga Garut. Foto pernikahan Aceng dengan FO sempat beredar di jejaring sosial dan pengguna Blackberry melalui Blackberry Messenger.
ps : si aceng ini calon independens, kemudian masuk partai beringin dan menjadi wakil dpd jabar golkar setelah terpilih menjadi bupati.
Sumber dari oleh casper69
Nikah Kilat 4 Hari, Bupati Garut Diprotes
Liputan6.com, Garut : Perkimpoian kilat Bupati Garut Aceng HM Fikri terus menuai protes. Pada Ahad (25/11/2012), warga Garut turun ke jalan memprotes prilaku sang bupati.
Perempuan Garut merasa kehormatannya dihina atas perbuatan sang bupati menikahi seorang gadis berusia 18 tahun hanya selama empat hari. Ia menceraikannya melalui sebuah pesan singkat.
Paguyuban perempuan Garut turun ke jalan untuk mengecam segala tindakan yang memarginalkan perempuan. Mereka mengecam Bupati Garut Aceng HM Fikri yang dinilai melecehkan perempuan. Para wanita melakukan aksi simpati dan mengajak para pengguna jalan untuk menolak eksploitasi yang merugikan kaum hawa.
Aksi paguyuban perempuan Garut ini merupakan salah satu bentuk protes besar atas berbagai tindakan kekerasan dan eksplotasi yang terjadi di Kabupaten Garut. Seperti yang dilakukan Bupati Aceng terhadap Fani Oktora, gadis belia yang dinikahi hanya dalam waktu empat hari.
Kontroversi pernikahan ini berawal dari pengakuan Fani yang telah dinikahi Aceng yang sudah beristri. Selang empat hari setelah menikah, sang bupati mentalaknya hanya lewat sebuah pesan singkat.
Tidak terima perlakuan sang bupati, Fani yang berasal dari keluarga besar pesantren menuntut permintaan maaf. Saat itu, Fani dan keluarga besar Pondok Pesantren al-Fadilah mengizinkan pernikahan ini karena Aceng mengaku telah bercerai dengan istri pertamanya.
Namun, Bupati Garut menepis hubungan status pernikahannya dengan Fani. Ia mengaku persoalan ini telah diselesaikan lima bulan lalu. Aceng mengaku memang kerap diisukan memiliki istri lagi yang ditampiknya dengan keras.
Pernikahan tersebut diputuskan Aceng dengan alasan bahwa Fani sudah tidak perawan dan menderita sakit polio. Apa yang dilakukan bupati ini mengundang reaksi dari berbagai kalangan, baik warga maupun aktivis perempuan yang menyayangkan tindakan Aceng. Mereka menilai, meskipun menikah adalah hak asasi seseorang namun apa yang dilakukan Aceng adalah contoh yang kurang baik dan tidak mencerminkan seorang pemimpin. (RZK)http://news.liputan6.com/read/458820/nikah-kilat-4-hari-bupati-garut-diprotes
Udah mulai, warga demo gan mengecam tindakan Bupati Garut..
Sumber dari oleh dfajry
Fany Siap Disumpah pocongkk
Monday, 26 Nov 2012 | 08:36:40 WIB
Terkait
GARUT, (KP).- Mantan istri Bupati Garut Aceng HM Fikri, Fany Octora (18) menegaskan, pihaknya hanya meminta agar Aceng HM Fikri menyatakan permohonan maaf atas perlakukan terhadap dirinya, orang tua, dan keluarga pesantren tempatnya belajar. Permintaan itu diungkapkan Fany didampingi kedua orang tuanya di hadapan sejumlah wartawan, tokoh ulama, dan pengurus beberapa pesantren di Lantai dua Aula Ponpes Al-Fadlilah Kampung Ciseureuh Desa Limbangan Timur Kec. Balubur Limbangan, Kab. Garut, Sabtu (24/11). Selain itu, wanita lulusan salah satu SMA Negeri di Kota Sukabumi tersebut juga meminta pengakuan dari Bupati untuk statusnya ke depan setelah dinikahi bupati secara siri selama 4 hari. "Saya butuh pengakuan ini dari bupati, karena menyangkut status dan masa depan saya. Saya tidak menuntut apa-apa. Saya hanya menuntut beliau meminta maaf kepada saya, keluarga dan pesantren. Serta supaya beliau mengakui benar pernah menikahi saya," kata Fany samÂbil menyeka air maÂtanya. Jika Bupati tak juga mau meminta maaf dan meÂmuÂlihkan nama baik diriÂnya dan keluarganya, Fani menegaskan pihaknya siap membawa persoalan tersebut ke ranah hukum. Fany mengaku, hingga kini diriÂnya dan keluarganya masih merasa tertekan dengan adaÂnya sejumlah SMS dari Bupati yang seolah mengancam dirinya serta keluarganya. Tak hanya itu, Fany juga dituduh menyebarkan foto pernikahannya dengan Aceng ke facebook hingga akhÂirÂnya persoalan tersebut mencuat ke publik. PeremÂpuan asal Kampung CuÂkangÂgaleuh, Desa DuÂngusÂwiru, Kec. Balubur LimÂbaÂngan itu pun mengaku pernah menandatangani perÂnyataan mengenai uang Rp 43 juta. Akan tetapi, imÂbuh dia, uang diterimanya hanÂya Rp 20 juta. "Pernyataan pemberian uang itu juga dibuat setelah kesepakatan menikah dan ditawarkan beliau untuk biaya umroh. Saat itu saya hanya menanggapi itikad baik beliau.Tak terpikir kaÂlau beliau akan melakukan hal seperti ini," ucapnya. Fany juga menyesalkan perbuatan Aceng yang menyekap dirinya di ruÂmah pribadi Aceng di KamÂpung Copong, Kel. SuÂkamentri Garut Kota pada hari ketika menerima SMS jatuhnya talak dari Aceng pada 17 Juli 2012. "Saat itu dia beralasan saya dikunci di kamar karena isterinya akan datang ke rumah. Saya juga menerima SMS berisi bahwa saya diceraikan. Saat itulah saya sadar disekap," ujarnya. Fany berhasil keluar dari rumah Aceng setelah peÂnguÂrus Pesantren Al FaÂdlilah, R Heri Ahmad JauÂhari, dan pamannya, Ayi Rohmat, serta Bobby datang menjemputnya setelah dihubungi Fany leÂwat hand phone. Wanita ini mengakui berÂsedia dinikahi oleh Aceng karena pada saat itu Aceng mengaku duda. "Makanya saya juga siap dinikahinya," ujarnya. Dikatakannya, paÂda saat melamar Fany, Aceng HM Fikri melalui utusannya, Ali dari PesanÂtren Sumursari menyebutÂkan bila Aceng HM Fikri seÂlama 18 bulan pernikahannya dengan isteri pertama bermasalah, bahkan dalam proses perceraian. Soal informasi yang beÂredar bahwa dirinya diÂceÂraikan gara-gara sudah tak perawan, Pengurus Pondok Pesantren Al-Fadilah, R. Heri Jauhari yang mendampingi Fany mengaÂtakan, Fany siap disumpah pocongkk. Heri Jauhari menambahÂkan, sebelum Aceng dan Fany menikah, sebelumnya pihak Aceng mengungkapkan bahwa dirinya (Aceng â"red) ingin pergi umroh dengan ditemani Fany, namun harus dihalalkan dulu (diresmikan menjadi suami isteri). Aceng juga berjanji segeÂra menggelar resepsi perniÂkahan sepulang umroh, dan menguruskan pernikahan mereka agar tercatat resmi ke Kantor Urusan Agama. "Semua itu ternyata tak terbukti. Kami pun sebenarnya tak ingin ada situasi seperti ini kalau dia punya itikad baik," kata Heri.
24 Pengacara R. Heri Jauhari, yang mendampingi Fani selama pertemuan dengan para wartawan mengatakan, pihaknya tidak takut dan tidak gentar dengan ancaman bupati Garut Aceng HM Fikri yang akan menuntut keluarga Fany. Heri menegaskan itu setelah ia membaca berita di Harian Kabar Priangan terbitan Sabtu (24/11). "Pokoknya kami siap meladeni tuntutan bupati. Kami tidak takut karena kami berada di jalan yang benar," katanya. Bahkan, Ade Wahidin dari PesanÂtren Urug yang sempat meÂnyebutkan keprihatinan dalam pertemuan itu, siap mendampingi Fany dan ia pun mengaku telah menyiapkan sebanyak 24 pengacara. "Saya juga prihatin dengan isi SMS dengan kata-kata kotor yang sepantasnya tidak dikatakan oleh seorang bupati. Pokoknya kami akan selalu mendampingi Fany dan telah menyiapkan 24 pengacara," ujarnya.E-44***
http://www.kabar-priangan.com//news/detail/7090
Wanita ini mengakui berÂsedia dinikahi oleh Aceng karena pada saat itu Aceng mengaku duda. "Makanya saya juga siap dinikahinya," ujarnya. Dikatakannya, paÂda saat melamar Fany, Aceng HM Fikri melalui utusannya, Ali dari PesanÂtren Sumursari menyebutÂkan bila Aceng HM Fikri seÂlama 18 bulan pernikahannya dengan isteri pertama bermasalah, bahkan dalam proses perceraian.
Liputan6.com, Garut : Pernikahan kilat 4 hari Bupati Garut Aceng HM Fikri dengan gadis bernama Fani Oktarina disesalkan Dicky Chandra, sang mantan wakil bupati. Meski begitu, Dicky berharap Aceng menyelesaikan skandal tersebut dengan baik.
Skandal tersebut memang masih menjadi topik hangat warga Garut hingga Senin (26/11/2012). "Pejabat publik akan menjadi contoh bagi masyarakat. Saya meminta agar masalah ini dapat diselesaikan dengan cara baik-baik," kata Dicky di Garut pada Minggu 25 November kemarin.
Dicky menyayangkan skandal tersebut, apalagi dirinya sudah berusaha mengingatkan Aceng. Meskipun menikah adalah hak yang bersangkutan, namun seorang pejabat publik harus memberi contoh yang baik agar tidak menjadi polemik di masyarakat.
"Tapi saya masih percaya dengan kapasitas Bupati. Bupati hanya kurang fokus saja," ujar Dicky yang berada di Garut untuk menengok ibunya.
Pada Minggu 25 November kemarin, Paguyuban Perempuan Garut turun ke jalan memprotes perilaku Aceng yang dinilai menghina kehormatan perempuan. Aceng dinilai melecehkan dan mengeksploitasi kaum hawa.
Kontroversi pernikahan ini berawal dari pengakuan Fani yang telah dinikahi Aceng yang sudah beristri. Selang empat hari setelah menikah, Aceng mentalaknya hanya lewat sebuah pesan singkat. Fani menuntut permintaan maaf. Fani dan keluarga besar Pondok Pesantren Al-Fadilah mengizinkan pernikahan tersebut karena Aceng mengaku telah bercerai dengan istri pertamanya.
Kabarnya, pernikahan dengan Fani diputuskan Aceng dengan alasan Fani sudah tidak perawan dan menderita sakit polio. Namun Aceng yang mengaku memang kerap diisukan memiliki istri lagi, menampiknya dengan keras. Aceng menyatakan persoalan pernikahannya dengan Fani telah diselesaikan 5 bulan lalu. (NDY)http://news.liputan6.com/read/458939/dicky-chandra-sesalkan-nikah-kilat-bupati-garut
Dicky menyayangkan skandal tersebut, apalagi dirinya sudah berusaha mengingatkan Aceng. Meskipun menikah adalah hak yang bersangkutan, namun seorang pejabat publik harus memberi contoh yang baik agar tidak menjadi polemik di masyarakat.
Akhirnya Om Dicky ngomong juga,, kelakuan mantan partnernya...
Sumber dari oleh dfajry
Rabu, 28/11/2012 12:21 WIB
Kisah Bupati Garut yang Nikahi Gadis 18 Tahun & Dicerai 4 Hari Kemudian
Deden Gunawan - detikNews
Jakarta - Bupati Garut Aceng Fikri tengah menjadi sorotan. Semuanya berawal dari tindakannya yang menikahi Fani Oktora (18) secara siri. Tapi, yang menjadi pergunjingan tak lain karena sikap Aceng yang menceraikan Fani, hanya 4 hari setelah dinikahi!
"Perempuan ini dikenalkan oleh seorang ustad di Garut," kata Aceng kepada detikcom di Jakarta, Selasa (27/11/2012) malam.
Aceng mengaku, berkenalan dengan Fani, Juli 2012 lalu. Dia bermaksud menikah lagi karena rumah tangganya sedang dirundung masalah. Dia sudah pisah ranjang dengan istrinya hampir 2 tahun.
"Saya menikah di rumah pribadi, disaksikan orang tua dan keluarga Fani," cerita Aceng yang kini berusia 40-an ini.
Aceng hendak menikah lagi karena tidak ingin terjebak dalam perzinahan. Nikah siri diambil karena status pernikahan dengan istrinya masih menggantung. Atas saran seorang ustad dia pun menikahi Fani. Sang gadis asal Limbangan, Garut itu pun diambil. Oleh mak comblang, Fani disebut perawan.
"Tapi ternyata sudah tidak perawan," cerita Aceng.
Akhirnya dia memberi talak tiga kepada Fani yang artinya bercerai. Fani hanya dinikahi selama 4 hari dan digauli sebagai istri hanya satu kali.
Menikahi Gadis Muda, Malam Pertama nan Kelabu Bupati Garut
Deden Gunawan - detikNews
Jakarta - Bupati Garut Aceng Bachtiar tak nyenyak tidur malam-malam belakangan ini. Kabar dia menikahi Fani Oktora (18) tersiar luas, bahkan menjadi berita nasional. Aceng mengaku pasrah, dia menceraikan Fani karena merasa dibohongi.
"Saya merasa dibohongi, ternyata bukan perawan," terang Aceng saat ditemui detikcom di Jakarta, Selasa (28/11/2012) malam.
Aceng menikahi Fani pada pertengahan Juli lalu di rumahnya di Garut setelah sebelumnya diperkenalkan seorang ustad kenalannya. Aceng menikahi Fani karena sudah pisah ranjang selama 2 tahun dengan istrinya. Namun status mereka masih kawin.
Aceng mencoba mencari pasangan pengganti istrinya dengan nikah siri hingga jadilah dia dengan Fani. Di malam pertama, Aceng kaget sang istri barunya bukan perawan. Padahal, dia dijanjikan akan mendapatkan seorang perawan.
"Malam pertama rasanya bukan perawan dan tidak keluar darah," terangnya.
Karena alasan itu, Aceng pun kecewa. Fani hanya digauli sekali, setelah itu, 4 hari kemudian, lewat SMS dia mengirimkan talak tiga alias cerai kepada Fani.
"Saya ingin perempuan yang bagus luar dalam," terang Aceng yang berniat menikah kembali dengan mencari perempuan lain.
Rela Dinikahi Bupati Garut, Fani: Pak Bupati Mengaku Duda
Evie Tresnawati - detikNews
Garut - Fani Oktora (18) berharap keadilan. Bupati Garut yang menikahinya secara siri, tiba-tiba mencampakkannya begitu saja. Hanya 4 hari Fani dijadikan istri.
"Pak Bupati mengaku duda," terang Fani saat ditemui detikcom di rumahnya di Limbangan, Garut, Selasa (27/11/2012) siang.
Saat itu, Fani mendapat kabar dari seorang ustad bahwa Bupati Garut tengah mencari istri. Nantinya istrinya akan diajak umroh ke Makkah.
"Sebelumnya, saya bertemu di restoran dengan utusan Pak Bupati. Di situ diceritakan Pak Bupati ingin mengajak umroh ke Makkah dan mencari istri," jelasnya.
"Jadi sebelum umroh ingin dihalalkan dahulu," jelas Fani.
Kemudian dengan perkenalan yang singkat, keduanya menikah disaksikan keluarga masing-masing. Tapi ternyata, Fani ditalak tiga melalui pesan SMS 4 hari kemudian. Alasannya dia sudah tidak perawan.
"Saya masih perawan, saya tidak pernah bergaul dengan lelaki lain," tegas Fani.
Bupati Garut Aceng Bachtiar saat menikahi Fani masih berstatus menikah. Namun pengakuan Aceng, dia sudah pisah ranjang dua tahun dengan istrinya.
Baru Nikah 4 Hari Sudah Dicerai, Fani: Saya Tuntut Maaf Bupati Garut
Evie Tresnawati - detikNews
Garut - Fani Oktora (18) dan keluarganya menuntut maaf dari Bupati Garut Aceng Bachtiar. Sang bupati dianggapnya mencemarkan nama baiknya dan keluarganya. Sebab sudah tersebar di masyarakat, dia dicerai karena saat dinikahi sudah tidak perawan.
"Saya cuma ingin ada permintaan maaf ke keluarga dan saya," jelas Fani yang ditemui detikcom di rumahnya di Limbangan, Garut, Jabar, Selasa (27/11) siang.
Fani, dinikahi pada pertengahan Juli lalu. Dia dikenalkan oleh seorang ustad sebuah pesantren di dekat rumahnya. Sang bupati mengaku duda dan mencari istri untuk menemaninya umroh.
"Saya ingin maaf itu disampaikan ke publik," jelas Fani.
Namun sang bupati yang hanya menikahinya 4 hari lalu menceraikannya begitu saja. Alasan dia tidak perawan dianggap Fani hanya mengada-ngada.
"Saya masih perawan, saya tidak pernah bergaul dengan lelaki lain," tegas Fani.
Bupati Garut Aceng Bachtiar saat menikahi Fani masih berstatus menikah. Namun pengakuan Aceng, dia sudah pisah ranjang dua tahun dengan istrinya.
Rabu, 28/11/2012 13:24 WIB Nikahi Siri dan Ceraikan Gadis 18 Tahun, Bupati Garut akan Dipanggil Gubernur Oris Riswan Budiana - detikBandung Bandung - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan segera panggil Bupati Garut Aceng HM Fikri terkait nikah siri yang dilakukannya dengan gadis berumur 18 tahun. Namun pernikahannya hanya berlangsung empat hari. Aceng menceraikan istri mudanya itu karena sudah tidak perawan lagi.
"Kita akan panggil bupatinya," tegas Heryawan usai menghadiri penyerahan kadeudeuh bagi atlet berprestasi Jabar di Pusdai, Jalan Diponegoro, Rabu (28/11/2012).
"Tentu ini ada pelanggaran norma dan etika," cetus Heryawan.
Ia mengaku akan melakukan pembinaan terhadai Aceng. Namun ia ogah menyebut pembinaan seperti apa yang dilakukannya.
"Gubernur dalam UU ataupun PP dinyatakan sebagai wakil pemerintah pusat untuk membina aparat di daerah, termasuk pejabat publik di daerah," jelasnya.
Dalam waktu dekat pemanggilan akan dilakukan Heryawan. "Insya Allah komunikasi segera dilakukan dan kita panggil (Aceng)," tandasnya.
Bupati Garut Aceng HM Fikri menjadi perguncingan dalam beberapa hari terakhir. Bupati berusia 40 tahun menikahi seorang gadis berinisial FO (18), secara siri. Aceng kemudian menceraikan FO empat hari kemudian. Alasannya, karena sang gadis tidak perawan lagi.
Pernikahan di bawah tangan itu dilakukan pada 14 Juli 2012 dan berakhir 17 Juli. Perceraian itu dilakukan Aceng melalui pesan singkat. Kasus ini sudah dilaporkan ke Lembaga Perempuan di Garut.
Fani Dinikahi Bupati Garut, Paman: Kita Butuh Dana Bangun Rumah Roboh
Mansur Hidayat - detikNews
Garut - Salah satu anggota keluarga Fani Octora, Ayi Rohimat, menyebut Fani menandatangani surat pernyataan tidak akan memperpanjang persoalan pernikahan dengan Bupati Garut Aceng HM Fikri. Fani terdesak karena butuh uang perbaikan rumah yang roboh.
"Waktu itu kita sedang butuh uang karena rumah Fani roboh dan harus diperbaiki," ujar paman Fani, Ayi Rohimat kepada wartawan di Kampung Cukang Galeuh, Desa Dunguswiru, Kecamatan Limbangan Garut, Jawa Barat, Rabu (28/11/2012).
Meski uang Rp 20 juta tak mencukupi, namun keputusan tersebut terpaksa dilakukan agar Fani bisa membangun kembali rumahnya. Saat itu, kedua orangtua Fani belum mengetahui perceraiannya.
"Orangtua Fani sebenarnya belum mengetahui perceraian saat itu. Kami bersadiwara. Salah satunya alasannya, Fani harus segera membantu orangtua membangun rumahnya kembali," ungkap Ayi.
Menurut Ayi, kini kedua orang tua Fani sudah mengetahui perceraiannya dengan orang nomor satu di Garut. Keduanya masih shock atas peristiwa tersebut. "Namanya orangtua pasti akan merasa kecewa," pungkasnya.
Fani, dinikahi Aceng pada pertengahan Juli lalu. Dia dikenalkan oleh seorang ustaz sebuah pesantren di dekat rumahnya. Sang bupati mengaku duda dan mencari istri untuk menemaninya umroh.
Golkar akan Pecat Aceng HM Fikri Senin, 03 Desember 2012 , 15:49:00 WIB
RMOL. Partai Golkar geram melihat tingkah polah Bupati Garut Aceng HM Fikri. Hal ini terkait heboh nikah siri selama 4 hari yang dilakukan Sang Bupati, yang merupakan kader beringin tersebut. Wakil Sekretaris DPD Golkar Jawa Barat Pulihono menegaskan, pihaknya akan menindak tegas Aceng. "Posisinya di pengurus saja mau diberhentikan. Ya mana mungkin kita akan usung dia kembali maju dalam Pilbup (pemilihan bupati). Apalagi ditambah kasus ini," tegas Pulihono ditemui di kantornya, di Bandung, Senin (3/12).
Puli menjelaskan, pemecatan Aceng dari Golkar sudah mencuat sebelum kasus ini menyeruak ke publik. Karena Aceng memiliki di internal Golkar. Masalahnya terkait saat posisi dia sebagai Plt Ketua Umum DPD Golkar Garut, (yang) gagal menggelar Musdalub. Situasi di DPD Golkar Garut malah deadlock dan kerusuhan. Kita sudah meminta klarifikasi kepada yang bersangkutan namun belum ada jawaban pasti," ujar Pulihono. Puli menegaskan, pihaknya sudah mengusulkan ke DPP Golkar agar Aceng dipecat dari kepengurusan partai.
Niat Golkar Pecat Aceng Jauh Sebelum Kasus kimpoi Siri Aceng Fikri dinilai gagal memimpin Golkar Garut. Senin, 3 Desember 2012, 18:02
VIVAnews - Kasus nikah siri Bupati Garut, Aceng Fikri, baru terjadi lima bulan lalu. Sementara Aceng sendiri sudah menjadi kader Golkar sejak 2010. Di Golkar, Aceng berposisi pelaksana tugas Ketua Golkar Garut. Salah satu tanggung jawabnya menyelenggarakan musyawarah daerah untuk memilih pengurus baru, namun entah mengapa, Aceng yang sebelum jadi bupati pernah aktif di Partai Kebangkitan Bangsa itu gagal menyelenggarakan musyawarah daerah dimaksud. Sejak awal 2012, Partai Golkar Jawa Barat pun sudah mengusulkan pemecatan Aceng dari Golkar. Pengusulan pemecatan tersebut, diungkapkan oleh Wakil Sekretaris DPD Golkar Jabar, Pulihono. "Sebenarnya isu pengusulan pemecatan sudah sejak lama," kata Pulihono. "Sejak tahun 2010 dia dianggap tidak bisa menyelesaikan konflik di DPD Golkar Garut," ujar Pulihono.
Selain itu, hal terpenting sebelum kasus nikah sirinya mencuat, Aceng dinilai tidak loyal kepada partai dengan menyatakan mendukung pasangan calon gubernur lain dalam pilkada. "Kami DPD sudah menyikapi pengusulan pemecatan karena tidak konsisten mendukung pasangan cagub kami," ujar Pulihono. Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan Partai Golkar, Indra Jaya Piliang, menyatakan, proses pemecatan di Partai Golkar itu setidaknya membutuhkan waktu 9 bulan sesudah jatuh 'talak' pemecatan. "Untuk Aceng, talak sudah jatuh sebelum kasus (nikah siri)-nya," kata Indra di halaman jejaring sosialnya. Kini Aceng bukan saja menghadapi risiko dipecat Golkar. Fani Oktora, istri yang dinikahinya selama empat hari, melaporkan dia ke Markas Besar Kepolisian. "Ada tiga alasan kami melaporkan Aceng. Pertama adalah masalah penipuan. Kedua, pencemaran nama baik. Ketiga, kekerasan dalam rumah tangga," kata kuasa hukum Fani, Dany Saliswijaya, kepada VIVAnews, Senin 3 Desember 2012.
Aceng Fikri sendiri mengatakan kasus pernikahan siri-nya yang super singkat itu, hanya empat hari saja, dan lalu tersebar luas di masyarakat luas merupakan upaya lawan politiknya untuk menjatuhkan citra dia di mata publik. "Sebetulnya peristiwa itu terjadi lima bulan lalu. Saya heran kenapa mencuat saat ini menjelang Pilkada 2013. Padahal, saya anggap itu persoalan keluarga," kata Aceng.
Golkar tak akan usung Aceng ke Pilkada Garut Senin, 3 Desember 2012 â' 17:33 WIB
Sindonews.com - Partai Golkar mengancam tak akan mengusung lagi Aceng HM Fikri ke bursa Pemilukada Garut 2013. Aceng dinilai telah berperilaku yang tak mencerminkan sebagai seorang pejabat publik. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Nurul Arifin mengatakan, karena perilakunya itu, kemungkinan besar Golkar tak akan memajukan Aceng ke Pemilukada nanti. "Ini adalah bentuk perilaku pelecehan, penghinaan dan kesewenang-wenangan terhadap perempuan. Tidak ada sangkut pautnya dengan partai, karena kejadian ini menyangkut perilaku pribadi dia. Jelas dengan sikapnya yang memalukan ini, Golkar tidak akan memajukan dia di Pilkada berikutnya," tegas Nurul melalui rilisnya, Senin (3/12/2012).
Selain itu, aktris era 80-an ini mendesak pihak gadis yang dinikahi hanya empat hari itu segera melapor ke pihak kepolisian dengan tuduhan pelecehan seksual. Dengan laporan tersebut, diharapkan akan menimbulkan efek jera bagi orang-orang yang berkasus sama dengan Bupati Garut itu. "Menurut saya, baiknya korban pelecehan mengadukan hal ini kepada kepolisian dengan menggunakan UU PKDRT mengacu pada pasal 8, 47, dan 48 tentang pelecehan seksual yang dilakukan secara verbal atau jenis lainnya. Ancaman hukumannya 5 sampai 20 tahun penjara dan denda Rp15 juta sampai Rp200 juta," desak Nurul melalui rilisnya, Senin (3/12/2012). Dengan membawa permasalahan itu ke jalur hukum, dapat menjadi pelajaran bagi Bupati Garut dan orang-orang yang memiliki kasus yang sama."Siapapun orang itu harus diperlakukan sama di muka hukum. Supaya orang-orang seperti yang bersangkutan, apalagi pejabat publik tidak semena-mena dal
Sikap BUPATI Garut dengan pernyatan-pernyataannya yang vulgar itu, bikin gerah dan bikin malu Korps BUPATI se Indonesia, dan yang pasti Korps Pejabat Pemerintah lainnya juga sangat malu. Wajar Presiden SBY sampai terusik akibat kejadian itu. Kalau GOLKAR tidak tegas memecat Aceng, bukan saja parpol itu akan terpuruk namanya di Kabupaten Garut, tetapi bisa jadi seluruh pemilih perempuan akan memboikot GOLKAR di Pilkada Bupati Garut tahun 2013, dan Pemilu 2014 nanti. Bahkan bisa jadi dilakukan pula oleh kaum perempuan se Jawa Barat, bahkan Indonesia, soalnya sudah pemberitannya sudah menasional melalui tivi dan media sosial secara luas.
Testimoni Fani, mantan bini 4 hari Pak Bupati Garut
Sikap lamban (http://nusantara.rmol.co/read/2012/12/01/87852/Pekan-Depan,-Gubernur-Aher-Mau-Marahi-Bupati-Garut-) yang diambil Gubernur Jabar (baru segera bergerak setelah Presiden SBY memerintahkan Mendagri (http://www.tribunnews.com/2012/12/03/sby-perintahkan-mendagri-tindaklanjuti-kasus-bupati-aceng) turun ke lapangan untuk menuntaskan masalah itu), juga akan menjadi catatan oleh rakyat Jabar khususnya wanita. Pilkada Gubernur Jabar bisa saja terpengaruh. Terkait sikap lamban Gubernur Jabar (http://www.metrotvnews.com/read/newsvideo/2012/12/03/165592/Gubernur-Jabar-Panggil-Bupati-Aceng-Malam-Ini/6) yang asal PKS itu dalam menindak bawahannya, malahan mengesankan pada masyarakat umum bahwa orang-orang PKS kalau sedang berkuasa, terkesan 'mengampangkan' kalau ada kasus-kasus seperti itu, yaitu persoalan kimpoi-cerai dan poligami yang terjadi di kalangan pejabat (apalagi di kalangan masyarakat biasa).
Spoilerfor Sumpah Serapah Pak BUPATI ke mantan bininya, Fani. Mengandung DP, jangan dibuka:
Sumpah serapah sang BUPATI ke mantan bininya, Fani ... source:
Sumber dari http://kask.us/50bcb234e874b45d46000041 oleh d137ers
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-- Ayah Bupati Garut Aceng Fikri, KH Holil Munawan mengaku terkejut mendengar kabar tentang anaknya, Aceng, yang disebutkan telah melecehkan Fanny.
"Saya sangat tidak percaya putra saya telah melakukan itu. Kemungkinan ada yang memanfaatkan. Semenjak Aceng dilahirkan, kami didik bekal agama yang kuat, hingga menikah dengan istri pertamanya, kami tidak pernah dengar atau melihat Aceng pernah melakukan pelecehan, merendahkan ataupun menghina wanita," ujar Holil di Garut, Minggu (2/12/2012) kemarin.
Holil mengaku menyaksikan pernikahan siri putranya dengan Fanny, meski bukan sebagai saksi.
"Menurut keterangan anak saya dan keluarga Fanny, mereka tidak keberatan melangsungkan pernikahan siri. Fanny pun setuju, kalau terkait nominal uang, saya tidak bisa berkomentar," tutur Holil.
Hj Aat Atmilalli, ibunda Aceng menuturkan, sejak awal ia tidak menyetujui pernikahan putranya dengan Fanny. "Pernikahan itu tidak berkenan di hati saya," ucap Aat. tribun jabar.
KABANJAHE - Seorang gadis Warga Negara Jerman, Sarah Walter (22), berstatus sebagai mahasiswi dari Jerman dan saat ini tugas belajar di ITB Bandung, diperkosa dan dirampok pengemudi becak berinisial JT (29) warga Desa Situnggaling Kecamatan Merek Kabupaten Karo saat berkunjung ke Tongging Kecamatan Merek Rabu (21/11) petang.
Menurut Sarah dalam penuturannya berbahasa Inggris, ia tinggal di Bandung dan beralamat di Jalan Tubagus Ismail Bandung. Peristiwa itu, berawal saat ia bermaksud mengunjungi tempat wisata Desa Tongging Kecamatan Merek, seorang diri dan berjalan kaki dari Desa Situnggaling.
Di tengah perjalanan tiba-tiba hujan turun, dan dia pun berteduh sejenak. Usai hujan reda, Sarah pun melanjutkan perjalanannya ke Desa Tongging. Dalam perjalanannya itu Sarah sempat nyasar ke arah Sipiso-piso. Merasa jalan yang dilaluinya tersesat dan tidak sesuai dengan peta yang dibawanya, dia pun balik menelusuri jalan tersebut.
Ketika dia berjalan, tiba-tiba datang dari arah belakang becak yang di kemudikan JT. Dan Sarah pun menghentikan becak itu dan menaiki becak yang menghampirinya tadi dan menuju Desa Tongging. Setengah jam setelah sampai di Tongging, Sarah pun pulang kembali dengan menumpangi becak. Tak berapa lama kemudian di tengah perjalanan pulang, pengemudi beca tiba-tiba menghentikan becanya di tengah jalan. Dan menarik korban ke tengah semak belukar. Karena merasa heran tak ada kata-kata yang dimengerti, Sarah pun melawan dan berteriak minta tolong.
Mendengar teriakan Sarah, membuat tersangka semakin berutal, sambil menciumi korban juga dipukuli karena korban meronta. Melihat kebringasan tersangka dan merasa dirinya tak berdaya lagi untuk melawan, akhirnya korban pun pasrah menerima perlakuan tersangka dan merengut mahkota korban. Korban masih sempat menyarankan supaya tersangka mengambil kondom di dalam tasnya untuk dipakaikan tersangka. Saran wanita bulek itupun dituruti tersangka.
Tidak puas hanya memperkosa, selanjutnya dengan paksa mengambil uang milik korban sebesar Rp1.300.000,- dari dalam tasnya. Usai melakukan aksinya itu, si pelaku pun kabur bersama becanya.
Selanjutnya Sarah memberitahukan hal tersebut kepada warga yang melintas dan mengarahkan Sarah untuk melaporkan kejadian ini ke aparat kepolisian. Ditambahkan Warga Negara Jerman ini yang mengaku keluarganya tinggal Germani C 2 V RPTJV 8.0A.90 dan Home Adres Imbaoh Garten 9 5676. Brachten Dorf Germani. Akibat peristiwa itu korbanpun menjadi trauma, selanjutnya membuat laporan ke Mapolres Tanah Karo, Rabu (21/11) sekitar pukul 21.00 WIB.
Mendapat laporan perempuan bulek asal Jerman itu, dengan gerak cepat aparat kepolisian Sat Reskrim Polres Karo langsung terjun memburu si pelaku. Akhirnya pelaku berhasil diringkus di kediamannya Desa Situnggaling dan disita satu unit sepeda motor miliknya sebagai barang bukti dan selanjutnya digelandang ke Mapolres Tanah Karo.
Di ruang PPA Mapolres Karo tersangka JT ayah satu anak ini mengakui menyesali perbuatannya.
Kapolres Tanah Karo AKBP Marcelino Sampouw melalui Kasat Reskrim AKP Hary Azhar didampingi KBO Ipda Arus Ginting, saat dikonfirmasi hari ini, membenarkan kejadian itu dan pelakunya berhasil diringkus.
Lebih lanjut dikatakan, pelaku dikenakan pasal berlapis yakni pasal 285, pasal 365 subsider 368 KUHPidana dengan ancaman pidana 12 tahun penjara. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka mendekam di sel tahanan Mapolres Tanah Karo.
kasian ya gan.. makanya para sista kalo mau pergi2 jangan sendirian.. harus di temani ayah, kakak laki2, atau suaminya (bukan pacarnya).. ingat, serigala-serigala buas siap menerkam anda di luaran sana..
TS guoblok, lagi-lagi salahin korban pemerkosaan Ente kira ayah, kakak laki2 atau suaminya ga ada kerjaan nemani korban ke mana-mana? Korban dari negara maju yang serba mandiri, wajar kalau ke mana-mana sendirian, termasuk negara Indonesia yang dikiranya masih aman Yang harus diperbaiki itu pengendalian diri kaum lelaki supaya tidak main perkosa
Original Posted By buburpedas âº
Gak salah ni komentar? Ada juga penegakan hukuyang harus ditegakkan, jangan kasih hukuman ecek2 sama pemerkosa. gak selamanya ayah atau sodara laki-laki bisa nemenin keluarga perempuannya pergi kemana2. Lha nenek2 yang pakaiannya tertutup (n so pasti bukan baru pulang dari diskotik) aja bisa diperkosa.
Original Posted By QueenoftheBaned âº
Bagian mana dari TS yang menyalahkan korban? TS khan hanya menyarankan para wanita tak bepergian sendirian ke tempat asing tanpa pengawalan dari keluarganya (atau orang kepercayaannya). Lebih baik bersiap menghadapi bahaya dengan baik, ketimbang hanya menuruti kata hati semata.
Original Posted By imansyah âº
agan dan sista, sebelumnya ane mohon maaf kalo ane ngasih penjelasan yang mungkin kurang berkenan...
kejahatan itu terjadi karena dua faktor (dua-duanya harus ada), yakni:
1. niat si pelaku 2. kesempatan (ini ada pada korban)
ane kasih contoh yang biasa ane pake buat ngejelasin hal ini di tk-tk yang ane kunjungin (ane kebetulan humas polisi yang sering diundang ke sekolah-sekolah, termasuk tk):
cerita pertama:
amir disuruh ibunya belanja ke pasar. amir naik sepeda ke pasar. sampe di pasar, amir memarkirkan sepedanya di sembarang tempat. kaga dikonci. begitu mau pulang, amir mendapati sepedanya raib digondol maling.
amir ke kantor polisi sambil menangis. setelah menjelaskan kronologi kejadiannya, polisi memberi nasihat kepada amir, "dik, lain kali sepedanya dikonci ya? biar kaga mudah diambil maling."
eh si amir malah marah-marah dan ngebentak polisi kaya gini, "pantesan institusi polisi kaga maju-maju! ane ini korban. eh, ane malah disalahkan. yang disalahkan itu seharusnya maling, pak! tangkap tuh maling. jangan nyalahin ane! lagian, sepeda abang ane dulu dikonci, masih digondol maling kok! jadi yang salah itu maling, bukan sepeda ane dikonci atau kaga! najis!"
---
cerita dua:
kasusnya sama. tapi kali ini ada maling di rumah. rumah yang pintu dan jendelanya kaga dikonci. bukan cuma itu, barang-barang elektronik bagus sengaja dipajang agar mudah diliat oleh orang yang melintas di depan rumah.
saat pemilik rumah dinasihati oleh pak rt untuk mengunci pintu dan jendela serta tidak menampakkan barang-barang bagusnya secara mencolok, eh si pemilik rumah malah marah-marah kaya gini, "eh pak rt guoblok! rumah ane kemalingan. ane ini korban. kok malah ane yang disalahin sih? dibilang harus ngonci pintu dan jendela lah, harus nyembunyiin barang-barang ane lah. otak ente itu di mana sih, pak? yang salah itu jelas maling, sementara ane ini korban!"
---
kesimpulan:
semua orang--dari yang tergoblog sampe yang terpinter--tau bahwa maling itu salah. tapi dibutuhkan sedikit kecerdasan untuk tau bahwa mengonci sepeda, pintu, jendela, serta kaga mempertontonkan barang-barang mewah yang bisa memancing niat pencuri adalah tanggung jawab semua orang (kecuali yang kadar goblognya sudah melampaui batas).
sekian. Original Posted By che guavara ⺠make it clear, IMHO ya, kayaknya yang mempersalahkan cewek bawa kondom bukan bermaksud mengatakan cewek itu pantas diperkosa, pertanyaan yang ada di benak mereka adalah : mengapa cewek itu bawa kondom? klo jawaban sederhananya sih ya si bule siap2 siapa tahu dapat seks dadakan (pastinya dengan sukarela) dan pada akhirnya si cewek pake kondom u mencegah efek samping pemerkosaan, hal itu dapat di bilang untung dalam sial tak ada yang mempersalahkan si bule, yang ada adalah intropeksi diri dari teman2 agar lebih baik mencegah dari pada mengobati adalah lebih baik menjaga diri dengan tidak berpergian sendirian ke wilayah yang tidak dikenal, baik itu iman orang2 diwilayah itu dari pada pencegahan melalui kondom, sekarang jika anda waras silahkan pilih: 1. pencegahan penyakit kelamin : a. tidak melakukan hub seks bebas pra nikah (alias setia pada satu pasangan sehat) b. melakukan seks bebas di sertai kondom c. menyuruh semua orang memperbaiki iman 2. pencegahan pemerkosaan dari sisi wanita: a. menyuruh semua lelaki di dunia supaya tidak bernafsu melihat wanita berpakaian mini dan memperbaiki iman b. menjaga diri dengan selalu ada pedamping saat berpergian dan tidak memakai pakaian yang "mengundang"
silahkan pilih, ingat Tuhan Maha Tahu, hati2 jika sesekali Tuhan mengujimu dengan ujian ini
Sumber dari http://kask.us/50affb9bea74b4e4710000da oleh .2.
Biasanya saya enjoy dan terhibur dengan tayangan tsb. karena ide-ide yang dihasilkan cukup kreatif dan membuat target (korban penjebakan) merasa syok, bingung, atau bahkan ketawa sendiri
Tapi tidak dg tayangan tgl 25 Nov tadi malam
TIDAK BERMORAL!!! Bikin toilet umum, dipasangi hidden camera, kemudian diangkat dengan hidrolik menembus atap, sehingga harus tergopoh2 make celana, tanpa sempat bebersih⦠Beberapa bahkan tidak sempat menutup auratnya⦠Tampak crew pada ketawa2 bahagia, karena berhasil menelanjangi korbannyaâ¦Kalo gua jadi korbannya, gua hancurin semua properti plus muka2 para crewnyaâ¦.!!!!!!â
*Supertrap TransTV Ini status fesbuk teman saya dari Jogja, yang kebetulan nama depannya sama dengan saya, Teguh Juwono. Ungkapan kekesalan menyaksikan acara Supertrap di Trans TV yang ditayangkan 25 November 2012, dinilainya tidak bermoral, karena memperlakukan korban perangkapnya seperti status diatas.
Coba anda bayangkan jika jadi korbannya? Sepertinya nggak kapok-kapok para penanggungjawab acara ini. Membikin acara dengan seenak udelnya sendiri. Mereka pikir mungkin Hak Asasi Manusia membuat acara seperti ini sendiri, tanpa mempertimbangkan efek pada korban acaranya.
Mereka harus terima panen hujatan akibat acara tak bermoral ini, melucu yang tidak lucu. Buat yang menonton langsung acara ini, dan semua pembaca masih punya hati nurani mari kita dukung untuk melaporkan acara ini ke KPI atau pihak lain yang mungkin bisa membantu agar acara-acara seperti ini bisa lebih terkendali.
UPDATE! Ternyata ada yang lebih parah gan! Korbannya sampe kena serangan jantung dan sempet dirawat di rumah sakit tapi di acara "Makin Jail" di Tran*TV. sekarang acaranya udah dihapus kali
Original Posted By embe-sexy ⺠wah keterlaluan banget itu gan.
ane emang ga suka ama tr*ns dan acara ini. Mereka ngerjain orang dan ketawain orang yang kesusahan. Coba kaya waktu itu ada yang sampe kena serangan jantung, apa mereka mau tanggung jawab? Tr*ns TV juga sering melebih2kan kalo ngerjain seseorang, sok2 drama2an. Ga lucu.
Acara kaya begini ga lucu mending ga usah ada aja lah! Mau ikut2an jepang nih acara, tapi seharusnya bedain dong budaya negara sendiri sama negara lain, cocok ato ngga sebelum membuat konsep acara . Original Posted By Kang.Allam âº
ada yang serangan jantung? kapan gan? wah, parah bener tuh acara Original Posted By embe-sexy âº
kalo ga salah ane pernah baca tritnya di kaskus gan. Dia cerita dikerjain supertrap waktu di bandung, dan berefek sampe harus ke dokter gan.
nih gan linknya http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016442652/dikerjain-trnstv-sampai-hampir-meninggal/
UPDATE! Thank's kpd agan lupausernameq yang sudah kasih bukti videonya ke ane via PM Original Posted By lupausernameq sebetulnya tuh udah lama , dan udah banyak yg marah di youtube , tapi supertrap kemarin malah berani tayangin lagi , jadi laporin aja gan , oh ya taruh page 1 gan videonya
lihat betapa TAK BERMORALNYA acara yang mereka buat! saran ane: Segera download dan simpan videonya di laptop agan supaya bisa jadi bukti otentik pelanggaran acara SuperTrap Tran*TV
Sumber dari http://kask.us/50b256f3197608b44700002e oleh Kang.Allam [$]
Jakarta - KabarNet: Acara Supertrap di TransTV merupakan program acara reality show serta menampilkan kejahilan-kejahilan yang dianggap hiburan lucu. Dalam setiap episode, biasanya tim kreatif Supertrap mempersiapkan serangkaian rencana dan skenario untuk menjebak para korban. Namun apa yang terjadi dalam acara tayangan TransTV hari Ahad, 25 November 2012?, sungguh sangat memalukan & tidak bermoral.
Betapa tidak, dalam acara âSupertrap TransTVâ tim kreatif Supertrap memasang sebuah jebakan pada toilet umum yang dikunci dari luar, lalu korban disiram dengan shower. Terdapat hidden camera di ruangan toilet tersebut. Kemudian dalam hitungan detik, toiletnya terangkat ke atap menggunakan hidrolik sehingga âkorbanâ di tonton semua orang yang lewat di sekitar lokasi.
Parahnya, sang korban dipermalukan, ia sampai harus tergesa-gesa memakai celana tanpa ada kesempatan bersih-bersih. Bahkan ada yang belum sempat menutup auratnya. Maaf, sampai visual bagaian bokongnya kelihatan di layar TV. Yang lebih biadab, tampak crew-crew acara itu tertawa kegirangan, karena telah berhasil menelanjangi korbannya.
Tentu tidak sedikit yang mengungkapkan kekesalan menyaksikan acara Supertrap TransTV yang tidak bermoral. Coba bayangkan, bagaimana perasaan orang yang kena jebakan tersebut? bagaimana jika anda jadi korbannya? Tentu saja orang yang normal akan marah dengan diperlakukan seperti binatang.
Hal ini merupakan pelanggaran privasi yang keterlaluan dan sudah selayaknya para penonton yang menyaksikan langsung acara tersebut, dan para pembaca yang masih punya hati nurani, untuk melaporkan acara yang tidak sopan dan tidak mendidik ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Gedung Sekretariat Negara, Lantai VI di Jl.Gajah Mada No.8, Jakarta Pusat â" 10120. Atau via SMS ke pengaduan KPI, Nomer: 0812 130 70000. [KbrNet/Slm]
http://kabarnet.wordpress.com/2012/11/26/tayangan-supertrap-transtv-bejat-tidak-bermoral/comment-page-1/#comment-115519 memang bejat untuk acara yang satu ini
Sumber dari http://kask.us/50b2e30ce874b4db030000f8 oleh suksak.ok
Kemaren, awalnya saya kira hanya saya yang merasa shock melihat tayangan yang sudah sangat menjijikan ini. saya kira hanya saya yang dibuat âmati rasaâ. Apakah orang yang sedang buang air besar dan di pertotonkan ke publik itu lucu? Melakukan aktivitas di dalam kamar mandi (walaupun itu umum) adalah bersifat PRIVATE, semua orang tahu itu. Bahkan negara Pemuja kebebasan seperti Amerika dan Rusia pun mengerti akan hal ini. Tapi kenapa di negara Indonesia ini hal-hal seperti ini malah kadang tidak di hormati? malah di lecehkan? âSaat saya menyalakan TV tiba-tiba mata berhenti pada chanel Trans TV. Acara supertrap kali ini menurut saya benar-benar keterlaluan. Tepatnya minggu malam jam 20.00 tanggal 25 november 2012. Bayangkan, mereka meletakkan hiden camera di kamar mandi umum. Hingga setiap orang yang buang hajat akan Nampak auratnya. Memang itu kamar mandi buatan khusus untuk acara super trap. Karena bisa bergoyang naik turun lantainya. Yang jadi masalah adalah setiap laki-laki yang menurunkan celananya dan setiap perempuan yang mengangkat roknya jelas terlihat sekali. Walaupun bagian auratnya tidak Nampak karena oleh pihak supertrap dipasang sensor dengan bentuk emoticon. Namun tetap saja ini pelecehan. Walaupun semua korban diakhir acara menyatakan senang dengan acara ini. Tapi buat anak saya yang masih SD tentu sangat tidak paham. Yang paling parah adalah seorang ibu pakai jilbab usia 40 atau 50 an yang kebingungan dalam posisi duduk di kloset. Kloset tersebut tiba-tiba naik ke atas melewati batas dinding kamar mandi, hingga ia dapat dilihat oleh orang banyak. Dengan posisi yang tentu saja masih terbuka auratnya. Teiakannya memang membuat lucu. Namun auratnya yang terbuka apalagi posisi ia duduk di kloset adalah aib yang tidak pantas ditayangkan dan dilihat orang banyak. Sekalipun aurat tersebut ditutupi dengan emoticon. Apakah tidak terpikir, emoticon itu hanya menutupi layar setelah di edit. Kejadian sesungguhnya tentu dilihat dengan mata telanjang yang disaksikan orang banyak yang lalu lalang. Sungguh perbuatan pelecehan apalagi ia adalah seorang ibu yang menggunakan jilbab. Netters sekalian, jika yang terjebak di dalam itu adalah keluarga saya, tentu saya tidak akan rela akan hal ini. Ditayangkan di TV nasional yang disaksikan banyak orang. Kita harus bereaksi pada peristiwa ini. Untuk itu mari kita laporkan kejadian ini ke http://www.kpi.go.id/
KPI ( Komisi Penyiaran Indonesia ) dapat menjadi saluran protes kita. Bisa di akses ke link di atas, atau SMS ke no 0812 130 70 000. Semoga dunia pertelivisian kita hari demi hari semakin baik dan berkualitas.â
ini Twitter Supertrap nya gan kalo mau KOMPLAIN & Protess @supertrapttv = https://twitter.com/supertrapttv
Adakah agan-agan yang Punya Video nya? atau Link Video di Youtube? biar bisa BUKTI ke KPI. biar bikin jera juga gan kalo NGERJAIN juga yang HUMANIS doonk pake OTAK
Tambahan dari agankelanting , katanya si PLAGIAT: Original Posted By kelanting⺠Cuplikannya mungkin spt ini gan
copas bgt
Ane rasa ga ada kreatipnya supertrap. Banyak bgt copas dari luar ide2nya. Paling banyak copas dari just for laughs. Yg bikin heran, di supertrap ditayangkan detail persiapan2 utk ngerjain si korban. Beda dgn just for laughs, persetan dengan penayangan detail persiapan2 crew2nya. Quote:Original Posted By bluesavana⺠berita dari KPI gan udah banyak laporan yang masuk http://www.kpi.go.id/component/content/article/14-dalam-negeri-umum/30940-kpi-pusat-terima-banyak-aduan-soal-super-trap-edisi-toilet-umum-trans-tv
Quote:Original Posted By senopati994⺠Sudah nggak kreatif, ga etis lagi. Kalau ane pas liat shooting supertrap ane mau ngamuk sama kru dan peralatannya. Ane yakin, massa yang liat ane pasti bantuin ngamuk. Dulu udah pernah kru supertrap lari tunggang langgang karena seorang laki-laki ngamuk bantining kamera, gara-gara supertrap nakut-nakutin istrinya yg lagi hamil pake pocongkkkk.
Original Posted By Karmelase⺠emang udah keterlaluan tuh Super Trap. pernah juga beberapa kali bikin jebakan yang bikin korbannya kejebur basah kuyup. ga mikir apa orang jaman sekarang kan pasti ngantongin gadget. kalo ampe basah semua gimana tuh?
mana sempet ada yang komplain di surat pembaca kalo sampe masuk RS karna sakit jantungnya kambuh. eh malah dia disuru buru-buru keluar RS karna memberatkan pihak perusahaan.
Ternyata ini yang Kedua kalinya Supertrap melakukan jebakan TOILET umum, kalo di yang pertama emang belum sempet buka celana n melakukan hajatnya, seperti yang di video ini:
tapi di jebakan kemaren itu yang terparah, sudah membuka celana/rok dan sedang melakukan aktivitas buang air besar:
Original Posted By nugrohoirfan⺠Jakarta, Mukminun.com â" Entah apa yang ada di benak kru dan editor serta penanggungjawab reality show âSuper Trap Trans TVâ hingga tega usil terhadap seorang ibu dan korban-korban lainnya yang sedang buang air besar di toilet umum.
Pada Ahad (25/11), acara âSuper Trapâ yang ditayangkan di stasiun TV milik Chairul Tandjung tersebut dengan sengaja merekam aktivitas beberapa orang di sebuah bilik toilet umum dan kemudian mengerjai mereka dengan mengunci dari luar, menyemprotkan shower, mengangkat toilet hingga melewati atap bilik.
Sontak acara tersebut menuai banyak kecaman dan hujatan dari berbagai pihak, terutama di dunia maya, baik di Twitter maupun di forum-forum online.
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sendiri sebagai pusat delik aduan masyarakat mengatakan bahwa pihaknya menerima sebanyak 522 laporan dari masyarakat tentang kebejatan kru âSuper Trap Trans TVâ edisi âToilet Umumâ tersebut.
Nina Mutmainnah, selaku komisioner dan koordinator bidang Siaran KPI Pusat, menilai bahwa acara tersebut âtidak etisâ dan âtidak pantas ditayangkan.â
Lebih lanjut Nina menambahkan bahwa mayoritas aduan dari masyarakat tentang acara âSuper Trap Trans TVâ edisi âToilet Umumâ berkisar tentang aspek etika dan melanggar kesantunan serta privasi.
âKami belum menetapkan sanksi apapun. Kami sedang menganalisa tayangan ini untuk kemudian dibahas dalam rapat pleno KPI Pusat besok hari,â ungkap Nina.
Semua pihak pun mengetahui bahwa acara âSuper Trap Trans TVâ edisi âToilet Umumâ sangatlah tidak etis, karena para kru acara tersebut merekam aktivitas beberapa orang yang sedang buang air besar di sebuah bilik toilet umum.
Bahkan dari beberapa âkorbanâ acara tersebut, terdapat seorang ibu yang sedang buang air besar tak bisa berbuat apa-apa dan harus menahan malu ketika toilet yang sedang ia pakai diangkat hingga keluar dari bilik.
Yang lebih disayangkan lagi adalah sikap dari para kru âSuper Trap Trans TVâ yang nampak bangga dan senang ketika dapat menjahili dan merekam aurat para korban toilet umum tersebut.
Meski terdapat penyensoran dalam acara tersebut, namun tetap saja aurat para korban â" termasuk ibu tadi â" dapat dilihat oleh para kru Trans TV yang mayoritas âFresh Graduateâ dan siap melakukan apapun meski gaji mereka hanya sebatas UMR. Wallahuâalam bish shawwab. (Irfan/Kpi/Mukminun)
Sumber: goo.gl/ue4Ni
Sumber dari http://kask.us/50b3968f20d71947750001b0 oleh viclabamba
JAKARTA- Trans Tv memenuhi panggilan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terkait tayangan Super Trap yang memasang kamera di toilet. Dalam pertemuan tadi pagi, Trans Tv mengakui kepada KPI jika tayangan Super Trap hanya rekayasa karena sudah diatur sebelumnya.
"Kami sudah mendapatkan keterangan dari mereka. Ternyata tayangan Super Trap yang toilet itu memakai talent, hanya rekayasa. Pertemuan ini mereka mengatakan tidak ada korban karena pakai talent," ucap Ezky ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2012).
Ezky menuturkan, pihak KPI tidak mempermasalahkan mengenai korban yang sebelumnya sudah direkayas. Namun, apa yang dilakukan Trans Tv merupakan pembohongan publik. Pihak Trans Tv tidak mengumumkan bahwa tayangan tersebut adalah rekayasa.
"KPI mengatakan persoalan bukan masalah korban tapi satu ada kebohongan publik bahwa tidak dikatakan dalam tayangan itu bahwa ini diperagakan oleh model. Ini adalah adegan tidak sebenarnya atau apalah," jelasnya.
"Karena dalam adegan itu seperti benar-benar menganggu persepsi orang. Karena toilet kan mau umum atau di rumah itu tempat yang privasi," tandasnya.